Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 17 Mei 2021 13:40 WIB

TRAVEL NEWS

Mudik Dilarang, Okupansi Kereta Api Daop 2 Bandung Cuma 8%

Siti Fatimah
detikTravel
Sejumlah warga melakukan pembatalan tiket KA Jarak Jauh di kawasan Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat,Senin (22/2).PT KAI DAOP 1 Jakarta membatalkan 15 jadwal perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambar. Pembatalan perjalanan kereta ini disebabkan banjir yang menerjang rel di wilayah Kedunggedeh hingga Lemah Abang.
Foto: Ilustrasi (Pradita Utama/detikcom)
Bandung -

Pemerintah melarang mudik 2021. Pengguna jasa transportasi kereta api Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung menurun drastis. Okupansi penumpang cuma 8%.

Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardoyo mengatakan, okupansi kereta api di masa larangan mudik hanya menyentuh angka 8%.

"Tingkat keterisian sebesar 8 persen dari tempat duduk yang kami sediakan," ujar Kuswardoyo saat dihubungi detikcom, Senin (17/5/2021).

Lebih lanjut, secara rinci pihaknya mencatat sejak tanggal 6-17 Mei 2021 pukul 09.00 WIB jumlah pengguna jasa KA ada 3805 orang dari total tempat duduk yang disediakan sebanyak 31.178.

Dia mengatakan, jika dibandingkan dengan sebelum adanya larangan mudik kondisi pengguna jasa kereta api jauh lebih baik. Sebelum larangan mudik, pihaknya mencatat rata-rata pengguna jasa KA ada 1.500-an per hari.

Apalagi jika dibandingkan sebelum pandemi. "Wah ya jelas jauh berbeda, sebelum pandemi sebulan bisa sampai 400-500 ribu pengguna jasa KA yang kita berangkatkan atau sekitar 16.000 - 18.000 an satu hari. Sementara sekarang masa larangan mudik total sampai pagi ini 3.805 atau sekitar 300-an perhari," jelasnya.

Diketahui, selama larangan mudik Daop 2 Bandung menyediakan 4 perjalanan KA Jarak Jauh. Hingga saat ini, tujuan terbanyak dari penumpang yaitu ke daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sementara itu, aturan mengenai perubahan masa berlaku hasil negatif tes RT-PCR, Rapid Test Antigen, dan GeNose masih berlaku dengan ketentuan maksimal 1x24 jam (satu hari). Aturan tersebut berlaku untuk traveler dengan keberangkatan kereta api periode 18 Mei sampai 24 Mei 2021.

Pihaknya berharap, para pengguna jasa kereta api tetap mematuhi peraturan yang berlaku bagi perjalanan KA. "Yang pasti dimasa pandemi ini tetap patuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, jangan memaksakan berpergian jika memang tidak mendesak, pastikan menggunakan jasa layanan kereta api dengan tetap mematuhi semua aturan yang berlaku sehingga perjalanan KA menjadi perjalanan yang aman, nyaman dan sehat," pungkasnya.



Simak Video "Ditegur Menhub soal Tumpukan di Stasiun Manggarai, Ini Respons KAI"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA