Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 04 Jul 2021 09:45 WIB

TRAVEL NEWS

Denda Bed Down di Hotel Sampai Pantai Kuta yang 'Perawan' Lagi

Tim
detikTravel
Pecalang atau petugas keamanan adat Bali memasang pembatas jalan untuk menutup pintu masuk kawasan wisata Pantai Kuta di Badung, Bali, Sabtu (3/7/2021). Destinasi pariwisata utama di Pulau Dewata tersebut ditutup sementara selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021 untuk menekan angka penyebaran kasus pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.
Pantai Kuta Bali saat PPKM darurat (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Jakarta -

Staycation di hotel kini menjadi salah satu pilihan liburan di tengah pandemi. Tapi ada beberapa peraturan yang harus kamu tahu.

Bed down adalah menurunkan kasur hotel dari tempatnya ke bawah. Biasanya mungkin tamu yang datang lebih dari dua orang akan melakukannya agar tempat tidur muat. Nah hal ini dilarang, jika melanggar maka akan kena denda.

Baru-baru ini terdapat video TikTok dari sebuah hotel yang mengingatkan pengunjung untuk tidak bed down. Dalam kiriman tersebut terlihat pihak housekeeping yang memeriksa kamar setelah tamu check out.

Posisi kasur saat itu berada di bawah dan staf langsung melaporkannya kepada resepsionis. Tamu hotel yang saat itu masih berada di lobby dikenakan denda sebesar Rp 350 ribu.

Saat tamu tak mau membayar, Front Office pun melaporkannya ke MOD atau Manager On Duty, sehingga tamu tersebut mau membayar. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi traveler bahwa bed down menjadi hal yang dilarang bagi tamu hotel.

Diberitakan sebelumnya oleh detikTravel, memang ada beberapa kelakuan traveler yang mungkin sadar atau tak sadar melanggar aturan hotel. Mulai dari bed down hingga merusak barang yang ada di dalam kamar.

"Kita check-in ke kamar untuk dua orang tapi kita tempatin untuk 4-5 orang, terus bed-nya diturunin dari posisi tatakan bawahnya itu juga bisa kena denda. Kalau dia sampai ngerusak kelengkapan barang dalam hotel itu segala macam ada sanksinya di-penalty. Ada harganya masing-masing dan itu standard. Nggak boleh prostitusi, nggak boleh judi bawa senjata," ujar Wasekjen PHRI Maulana Yusran.

Nah, traveler jangan coba-coba untuk memakai barang di kamar yang tidak sesuai dengan tempatnya ya. Apalagi mengambil peralatan yang tidak boleh dibawa pulang. Apabila dicek oleh staf hotel dan ketahuan, akan ada sanksinya!

Sementara itu, Bali kembali jadi sorotan. Setelah adanya PPKM darurat, kawasan Pantai Kuta terlihat sepi. Ini seperti saat Pantai Kuta masih 'Perawan'.

Berikut 10 berita populer detikTravel:



Simak Video "Pemda Bali Siapkan 35 Hotel untuk Karantina Wisatawan Mancanegara"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA