Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 14 Sep 2021 09:57 WIB

TRAVEL NEWS

Fenomena Selimut Hidup di Cianjur hingga Tarifnya

Tim detikcom
detikTravel
Ilustrasi selimut hidup
Foto: 20detik
Jakarta -

Fenomena selimut hidup di Cipanas, Cianjur sudah ada dari dulu hingga sekarang. Tarifnya pun mengikuti perkembangan zaman.

Tim detikcom bertemu dengan Abah Asep yang jadi perantara persewaan vila dan juga menyediakan selimut hidup. Dia juga mantan germo dengan pernah memelihara belasan wanita tuna susila.

"Ya bagaimana pesenan tamunya saja. Nggak sembarang nawarin. Tamunya biasanya yang minta. Abah cuma nawarin vila-vila saja," kata Asep.

"Kalau ada tamu pasangan silakan. Kalau tamunya cuma laki-laki pasti nanyain apa ada cewek. Gitu," dia menambahkan.

Dahulu, sekitar 30 tahun lalu, selimut hidup dipatok dari harga puluhan ribu, Kini tarif mereka mencapai jutaan rupiah, tergantung dari proses tawar menawar.

"Kalau nggak nginep ya Rp 50 ribu dan kalau nginep ya Rp 100 ribu, dulu. Itu pas umur saya 20 tahun," kata Abah Asep yang kini berumur 55 tahun. Ia sudah malang melintang di dunia kelam Puncak ini hampir di seluruh hidupnya.

"Kalau sekarang harganya juga naik tinggi. Kalau sekarang ada Rp 1,5 juta nginep tergantung bagaimana tamu menawarnya. Paling minim sampai jam 4 pagi itu satu ribu (Rp 1 sampai 1,5 juta)," imbuh dia menerangkan.

Mereka yang dijadikan selimut hidup tak hanya untuk melakukan hubungan itu, namun juga untuk menemani para traveler nakal. Namun saat pandemi, jumlah pelanggannya berkurang drastis.

Mereka, selimut hidup ini dibooking buat nemenin tidur, nemenin ngobrol," kata Asep.

"Sekarang praktik selimut hidup ini baru turun karena Corona. Ada aja kalau sebelum Corona, setiap hari," imbuh dia.

Berikut 10 Berita terpopuler detik Travel, Senin (13/9/2021) Lengkapnya:



Simak Video "Terjebak dalam 'Selimut Hidup'"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA