Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 02 Nov 2021 12:40 WIB

TRAVEL NEWS

Gegara Video Makan Pisang yang Provokatif, 7 Imigran Suriah Dideportasi Turki

Tim detikcom
detikTravel
Mengapa pengungsi Suriah diminta segera meninggalkan Istanbul, kota terbesar di Turki?
Foto: Ilustrasi pengungsi Suriah (BBC World)

Solidaritas Terhadap Pengungsi Suriah Turun

Turki adalah salah satu negara yang paling banyak menerima pengungsi dari Suriah. Hingga akhir 2019, Turki menampung tak kurang dari 3,6 juta pengungsi Suriah.

Namun, sikap warga setempat terhadap pengungsi mulai bergeser. Hal itu ditandai dengan menurunnya rasa solidaritas terhadap pengungsi, kata satu laporan yang dikeluarkan badan pengungsi PBB, UNHCR.

Pergeseran sikap ini terjadi di tengah naiknya inflasi dan harga pangan di Turki. Pada September, harga makanan di Turki rata-rata naik hingga 30%.

Dalam wawancara dengan The Washington Post, pakar Turki di lembaga kajian Brooking Institution, Kemal Kirisci, mengatakan warga di Turki mulai memandang "pengungsi sebagai penyebab persoalan yang saat ini dihadapi Turki".

Survei yang dilakukan UNHCR memperlihatkan, 80% warga di Turki berpendapat "pengungsi Suriah bisa hidup enak karena mendapat subsidi dari pemerintah Turki".

Namun pada kenyataannya, kata Kirisci, kurang dari setengah dari para pengungsi menerima bantuan sekitar US$12 per satu anggota keluarga per bulan. Jumlah ini, menurut Kirisci, pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Pemerintah Turki menyadari adanya pergeseran sikap tersebut dan dilaporkan telah mengambil sejumlah langkah untuk meredam sentimen anti imigran Suriah.

Agustus lalu, aparat keamanan menahan 76 orang setelah mereka kedapatan menyerang satu tempat di ibu kota Ankara yang banyak didiami pendatang asal Suriah.

Massa ketika itu merusak mobil dan bisnis milik warga Suriah. Mereka juga meneriakkan yel-yel mengecam pendatang dari Suriah.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Pengemudi Pajero Harap Ahmad Sahroni Hapus Video Cekcoknya yang Viral"
[Gambas:Video 20detik]

(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA