Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 26 Nov 2021 09:47 WIB

TRAVEL NEWS

Purworejo Uji Paket Wisata, dari Petik Buah sampai Gowes

Rinto Heksantoro
detikTravel
Uji paket Desa Wisata Ketawang, Kecamatan Grabag, Purworejo, Jawa Tengah
Dinparbu) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan uji paket wisata sebagai bagian uji kesiapan terima wisatawan di Desa Wisata Ketawang. Rinto Heksantoro/detikcom)
Purworejo -

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menggelar kegiatan uji paket wisata. Sebagai bagian uji kesiapan terima wisatawan di Desa Wisata Ketawang.

Kegiatan itu diikuti oleh beberapa stakeholder itu bertujuan untuk menilai kesiapan desa wisata dalam menerima wisatawan setelah tidur panjang karena pandemi COVID-19. Kegiatan yang berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Desa Wisata Kabupaten Purworejo itu digelar di Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, Purworejo pada Kamis (25/11/2021). Sejak pagi hingga sore, peserta uji paket wisata menjelajahi jalan desa dengan menggunakan sepeda kayuh.

"Ini adalah uji paket wisata, maksudnya adalah untuk self assessment untuk desa wisata yang ada di Kabupaten Purworejo. Jadi untuk menilai apakah desa wisata yang ada sudah siap menerima kunjungan wisata," kata Kabid Pengembangan Kapasitas dan Promosi Pariwisata Dinparbud Purworejo, Endah Hanna Rosanti, saat ditemui detikcom di Balai Desa Ketawang usai kegiatan.

"Karena kita kan baru masuk ke level 2, kalau tidak kita nilai sendiri nanti ketika wisatawan datang takutnya mereka belum siap untuk menerima wisatawan setelah tidur panjang yang lama selama PPKM. Ya ini sebagai pemantik," Endah menambahkan.

Uji paket Desa Wisata Ketawang, Kecamatan Grabag, Purworejo, Jawa TengahUji paket Desa Wisata Ketawang, Kecamatan Grabag, Purworejo, Jawa Tengah Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

Tak hanya sebagai pemantik, kegiatan yang diikuti oleh beberapa stakeholder termasuk awak media tersebut juga bertujuan untuk mempromosikan desa wisata. Promosi dimaksudkan untuk menarik wisatawan agar mau berkunjung ke desa wisata tersebut.

"Jadi, kita juga bisa mempromosikan karena kita juga mengajak beberapa stakeholder seperti PWI, GenPI, HPI dan tim promosi dinas sendiri untuk mempromosikan tempat-tempat yang kita kunjungi," kata dia.

Endah menjelaskan, setelah berangkat dari balai desa setempat, para peserta kemudian membelah perkampungan menuju spot wisata satu ke spot wisata lain di desa yang telah ditetapkan sebagai desa wisata sejak 2016 ini. Pertama, mereka berkunjung ke salah satu tempat pembibitan tanaman buah dan hias.

Mereka pun menyimak arahan dari sang pemilik kebun. Tak hanya mendapatkan edukasi tentang pembibitan, mereka bahkan langsung praktik menanam tanaman hias maupun buah. Hasil praktik tersebut juga bisa dibawa pulang dengan cuma-cuma.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pria di Yogya Gasak 6 Motor Milik Jamaah Masjid"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA