Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 02 Apr 2022 10:53 WIB

TRAVEL NEWS

Nyaingin Arab Saudi, Bahrain Ingin Jadi Wisata Terbesar di Timur Tengah

bonauli
detikTravel
Proyek wisata tepi laut Bahrain
Foto: (Bahrain tourism)
Manama -

Bahrain mulai kehabisan minyak. Sektor pariwisata pun jadi strategi selanjutnya untuk menopang perekonomian.

Kerajaan Bahrain, sebuah negara di Semenanjung Arab. Menjadi tetangga dari Uni Emirat Arab, Bahrain pun ingin mencontek strategi negeri tersebut.

Dilansir dari CNN, Bahrain sedang mengembangkan proyek tepi laut senilai USD 427 juta atau sekitar Rp 6 triliun. Bahrain ingin bermimpi untuk jadi wisata tepi laut terbesar di Timur Tengah.

Otoritas Pariwisata dan Pameran Bahrain (BTEA) sudah mulai merencanakan induk pengembangan tepi pantai pada 2017. Rencananya pengembangan ini akan selesai pada tahun 2026. Tiga perempat proyeknya akan diresmikan akhir tahun ini.

Bahrain merupakan negara kepulauan dengan 33 pulau alami yang memiliki pasir putih. Sebelum pandemi, Bahrain menerima 4,3 juta turis tiap tahun.

Negara tetangga seperti UEA adalah pasar utara Bahrain. Ada sekitar 15 juta wisatawan yang datang ke Bahrain dari sana.

Proyek yang kini sedang berlangsung adalah proyek tepi laut Galali, proyek Teluk Bahrain dan pembangunan Pusat Pameran Bahrain baru dengan luas 300 ribu meter persegi.

"Kami satu-satunya negara pulau di Timur Tengah," ucap Nasser Qaedi, CEO BTEA.

Identitas tepi laut ini menjadi keunggulan dalam pariwisata. Bahrain begitu optimis dengan proyek ini.

Meksi begitu, Bahrain tetap tak mau gegabah. Arab Saudi, negara tetangganya juga sudah mulai kampanye pariwisata tahun 2019.

"Kampanye Arab Saudi pasti mempengaruhi Bahrain. Mereka mulai fokus membuka segala macam hiburan seperti bioskop, pusat perbelanjaan dan resor," ujar Magdalena Karolak, profesor humaniora dan Ilmu Sosial di sebuah universitas di UEA.

Namun Karolak percaya bahwa pusat pameran Bahrain akan menjadi aset bagi seluruh Teluk. Sehingga menarik wisatawan ke wilayah tersebut.

"Ketika pusat pameran ini beroperasi, saya yakin itu akan menjadi sesuatu yang juga akan digunakan dan dipromosikan oleh semua negara GDD (Dewan Kerjasama Teluk), terutama Arab Saudi," tambahnya.



Simak Video "Menlu Negara-negara Arab Ramai Datang ke Israel, Bahas Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA