Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 28 Jun 2022 11:05 WIB

TRAVEL NEWS

Candi Ratusan Tahun Tetap Kokoh, Begini Cara Merawatnya

Putu Intan
detikTravel
Candi Singosari
Candi Singosari. Foto: Putu Intan/detikcom
Malang -

Candi Singosari di Kabupaten Malang diperkirakan dibangun tahun 1300 Masehi. Sampai saat ini candi itu masih eksis karena terus dirawat.

Merawat candi bukanlah pekerjaan yang mudah. Diperlukan kesabaran dan ketekunan dalam menjaga peninggalan leluhur tersebut.

Salah satu juru pelihara dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Hari Kusno menjelaskan perawatan yang sehari-hari ia lakukan di Candi Singosari. Mulai dari memotong rumput hingga membersihkan lumut, ia lakukan demi eksistensi candi tersebut.

"Kami sebagai juru pelihara sudah dibekali cara merawat cagar budaya, antara lain membersihkan candi, mencabuti rumput dan membersihkan lumut," katanya kepada detikcom.

"Semua dilakukan secara manual dan tradisional. Kita sapu dengan sapu lidi lalu untuk lumut itu kita korek supaya jangan sampai menebal," sambungnya.

Selain dilakukan perawatan manual, Hari menjelaskan ada masa konservasi yang dilakukan dari BPCB. Biasanya dilakukan setiap 5 tahun. Konservasi dilakukan bila diketemukan banyak jamur putih yang tumbuh di batu-batu candi.

"Lama-kelamaan bisa tumbuh jamur batu yang warnanya putih, itu namanya licen. Kalau sudah banyak baru ada konservasi yang langsung dari kantor pusat BPCB Jatim di Mojokerto," ujarnya.

"Konservasi bisa dilakukan 5 tahun sekali karena jenis jamur itu sangat sulit dibersihkan. Biasanya menggunakan cairan herbal dari laboratorium," kata dia.

Tak cuma soal bersih-bersih lumut dan jamur, candi juga dijaga dari kemungkinan runtuh yang disebabkan faktor alam seperti tersambar petir dan terdampak gempa bumi.

"Candi dipasang penangkal petir, itu salah satu antisipasi. Kalau untuk gemba bumi, waktu pemugaran diberi semen. Jadi ada perekatnya, beda dengan dulu yang alami," ujarnya.

Candi Singosari merupakan tempat pendarmaan Raja Kertanegara, raja terakhir Kerajaan Singasari. Candi ini dapat traveler kunjungi setiap hari mulai pukul 07.00 - 16.00 WIB tanpa dipungut biaya.



Simak Video "Batavia, Kekacauan dan Keserakahan yang Membuat Belanda Runtuh, Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA