Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 28 Jun 2022 10:40 WIB

TRAVEL NEWS

Gamelan Bali yang Mendunia, Dimainkan Bule Prancis Hingga Belanda

Tim detikcom
detikTravel
Gamelan Bali
Foto: Gamelan Bali (dok. Dinas Kebudayaan Provinsi Bali)
Denpasar -

Gamelan Bali semakin mendunia. Setidaknya ada 500 perangkat Gamelan Bali yang tersebar di Amerika Serikat dan 100 di Eropa, dari Prancis sampai Belanda.

Ada lebih dari 100 gamelan Bali tersebar di sejumlah negara Eropa, seperti Inggris, Jerman, Prancis, hingga Belanda. Ada juga di Jepang, Australia, dan kawasan Asia Tenggara.

"Ada beberapa keunikan yang dimiliki gamelan kita, dari suaranya, dari larasnya, dari teknik permainan juga, ngumbang ngisep, laki perempuan, semuanya terangkum dalam kebudayaan Bali di dalam gamelan," kata budayawan asal Bali, Prof I Made Bandem dalam acara Dialog Budaya "Balinese Gamelan on Global Stage" yang digelar secara daring.

Prof Bandem menjabarkan sejumlah ciri khas Gamelan Bali dibanding instrumen musik lainnya. Dari sisi material, gamelan utama seperti gong gede atau gong kebyar dibuat dari bahan perunggu dengan campuran timah putih dan tembaga. Perpaduan material itulah yang menghasilkan bebunyian yang unik saat gamelan dimainkan.

Jejak popularitas gamelan Bali di dunia sudah terlacak sejak tahun 1928. Ketika itu, sudah ada rekaman-rekaman piringan hitam yang berisi suara gamelan-gamelan Bali. Termasuk kesenian Janger, Gambuh, Kekawin, dan lain-lainnya yang direkam oleh perusahaan rekaman asal Jerman, Odeon dan Beka.

Sejak itulah gamelan Bali makin populer di luar negeri. Bahkan, salah satu pameran terbesar di Prancis pada tahun 1931, Gamelan Bali turut mempengaruhi perkembangan musik dan teater Barat.

Popularitas gamelan Bali berlanjut melalui misi-misi kebudayaan pasca-Indonesia merdeka. Tahun 1952 misalnya, Sekaa Gong Peliatan, Ubud pentas Gamelan Bali di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat.

"Pada tahun 1986 bahkan sudah ada perumusan mengenai gamelan Bali di luar negeri. Gamelan Bali menjadi fokus pembahasan pada perhelatan First International Gamelan Festival di Vancouver Kanada," imbuh Prof Bandem.

Tak hanya itu, Prof Bandem mengungkap saat ini Gamelan Bali bahkan sudah masuk kurikulum pendidikan tinggi di sejumlah kampus di Amerika Serikat. Terlebih dengan dibukanya studi musikologi, Gamelan Bali akhirnya dipelajari oleh orang-orang di luar negeri.


----


Artikel ini sudah naik di detikbali dan bisa dibaca selengkapnya di sini.



Simak Video "Mengenal Jegog, Seni Musik Tradisional Jembrana Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA