Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 03 Jul 2022 14:15 WIB

TRAVEL NEWS

Wonosobo Punya Wisata Religi yang Tak Pernah Sepi

bonauli
detikTravel
Sandiaga Uno di Wonosobo
Sandiaga Uno di Wonosobo (dok kemenparekraf)
Wonosobo -

Wonosobo tak hanya Dieng. Di sana juga ada wisata religi yang populer, Makam Mbak Kyai Walik, pendiri Wonosobo.

Makam Mbah Kyai Walik yang berada di Masjid Al Manshur, Jalan masjid Nomor 13 Kauman Utara, Kelurahan Wonosobo Timur, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah tak pernah sepi dari peziarah.

Setiap harinya, ratusan masyarakat memenuhi area makam pendiri Wonosobo itu yang diapit makam dua ulama lainnya, yakni Kyai Kolodete dan Kyai Karim.

Kyai Walik diketahui merupakan sosok ulama asal Yaman yang bernama asli Abdul Khaqam.

Menurut sejarah, Kyai Walik pertama kali datang ke Indonesia dan tinggal di kediaman Sunan Kudus. Empat tahun tinggal di Nusantara, Sunan Kalijaga mengajaknya berdakwah.

Sandiaga Uno di WonosoboSandiaga Uno di Wonosobo Foto: (dok kemenparekraf)

Sunan Kalijaga berdakwah di wilayah Jawa Tengah bagian selatan hingga Mataram. Sedangkan Kyai Walik berdakwah di wilayah Wonosobo.

Sejarah tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menambah khazanah Nusantara.

Bahkan, berdasarkan hikayat, Kyai Walik merupakan sosok ulama pertama yang menyebarkan ajaran Islam di Pulau Jawa, sehingga Wonosobo diyakini sebagai titik Nol Kilometer penyebaran Islam di Pulau Jawa.

"Sangat luar biasa untuk mengangkat wisata religi di Wonosobo, termasuk juga tadi wisata berbasis sejarah yang disampaikan dan tentang penyebaran Islam di Pulau Jawa yang ternyata kilometer nol-nya ini diyakini ada di Wonosobo," ungkap Sandiaga Uno pada Minggu (3/7/2022) dalam rilis.

Sandiaga Uno di WonosoboSandiaga Uno di Wonosobo Foto: (dok kemenparekraf)

"Kami juga berkesempatan ziarah di makam Mbah Walik. Ini adalah salah satu tokoh pendiri yang masa Sunan Kudus bersama Sunan Kalijaga berdakwah di Jawa Tengah bagian selatan dan wafat di Wonosobo," tambahnya.

Wisata sejarah yang dimiliki Kabupaten Wonosobo tersebut menurutnya merupakan potensi wisata yang sangat luar biasa.

Wisata yang diyakininya bisa menggerakkan ekonomi masyarakat, menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja pasca pandemi covid-19.

"Ini adalah potensi wisata yang sangat luar biasa yang bisa menggerakkan ekonomi untuk kebangkitan ekonomi umat serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja," ujarnya.

Tak hanya wisata religi, dalam kunjungannya, Sandiaga Uno juga melihat besarnya potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Wonosobo, khususnya terkait pengembangan domba Texel.

Domba yang berasal dari Pulau Texel, Belanda itu katanya memiliki bulu wool halus berbentuk spiral dan berwarna putih.

Wool tersebut dapat dipintal untuk dijadikan benang sebagai bahan baku kain tenun khas Wonosobo.

"Tenun berbasis bulu domba yang memiliki keunggulan, selain dagingnya lebih cepat (gemuk) dari kambing atau domba lokal, juga bulunya bisa dijadikan tenun yang sangat indah dan juara satu dalam lomba karya," ungkap Sandiaga Uno.

"Ini hanya beberapa potensi, mudah-mudahan ini bisa mengangkat sektor wisata di Wonosobo, selain Dieng juga beberapa potensi lainnya," tutup berharap.



Simak Video "Menikmati Camilan Pinggir Sungai Sebelum Melanjutkan Keseruan Rafting, Wonosobo"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA