TRAVEL NEWS
Sekeluarga Nangis, Ditolak Naik Pesawat Karena Nama yang Tertukar

Liburan bersama keluarga di akhir tahun memang jadi yang paling ditunggu. Apa daya, satu keluarga ini batal liburan cuma karena nama.
Dilansir dari News.com.au, Tina Cribb dan 8 anggota keluarga hendak liburan ke Orlando, Florida, AS. Mereka berangkat dengan sukacita ke Bandara Manchaster dengan menggunakan Aer Lingus.
Kebahagiaan itu tiba-tiba sirna, ketika mendapati keluarga ini ditolak masuk oleh maskapai. Cribb diberitahu bahwa nama di boarding pass mereka tidak sesuai dengan yang ada di paspor.
Satu keluarga ini langsung pucat pasi. Mereka buru-buru mengecek pemesanan tiket dengan paspor. Ternyata betul, nama belakang dan nama depan mereka bertukar tempat.
Cribb mengaku bahwa ia yakin sudah memastikan pesanan sesuai dengan paspor. Staff check-in yang bertugas mencoba membantu, Cribb diminta menjelaskan bagaimana mereka membeli tiket tersebut.
Cribb mengatakan bahwa dirinya memesan tiket melalui pihak ketiga,, yaitu Trip.com, sebuah agen perjalanan online. Layanan bantuan dicoba, tapi jawabannya malah mengecewakan, katanya departemen yang terkait sudah tutup.
Karena sudah kecewa, Cribb menolak melakukan perubahan pemesanan melalui pihak ketiga. Pihak Aer Lingus pun memberikan pengembalian dana untuk membantu meringankan kekecewaan keluarga Cribb.
"Sayangnya, kami tidak dapat mengubah pemesanan yang dilakukan melalui pihak ketiga seperti Trip.com," ujar juru bicara Aer Lingus.
Keluarga Cribb akhirnya membeli 9 tiket baru dengan total biaya USD 18.000 atau sekitar Rp 280 juta.
"Agar dapat diterima untuk melakukan perjalanan, pastikan nama pemesanan sesuai dengan nama paspor," sambung sang juru bicara.
Simak Video "Sandiaga Bicara Kemungkinan Harga Tiket Pesawat Turun untuk Gaet Turis"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)