Perkembangan kawasan Timur Tengah terus dipantau. Seperti diketahui, kawasan ini merupakan pasar yang potensial bagi produk-produk Indonesia.
Timur Tengah selama ini menjadi target pasar bagi Indonesia, baik turisnya maupun produk-produknya. Namun situasi geopolitik yang terus bergejolak menghadirkan tantangan tersendiri di kawasan tersebut.
Perkembangan kawasan ini pun terus dipantau hari ke hari, sebagai bentuk dari upaya untuk langkah-langkah menjaga momentum perkembangan bagi sektor industri ekonomi kreatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan analisis data, segmen Timur Tengah menjadi salah satu pasar yang paling potensial, jika didukung dengan ekosistem yang tepat. Produk-produk hasil karya anak bangsa banyak yang diminati oleh pasar Timur Tengah. Nilai ekspor ke kawasan ini cukup tinggi setiap tahunnya.
Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dubai dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Persatuan Emirat Arab hadir untuk terus mendorong promosi produk Indonesia seperti MagicPower di pasar internasional, termasuk di Timur Tengah.
Kepala ITPC Dubai, Widy Haryono, menilai pameran internasional seperti World Health Exhibition (WHX) Dubai 2026 merupakan sarana strategis bagi pelaku usaha di Indonesia untuk memperluas jaringan bisnis sekaligus meningkatkan peluang ekspor produk nasional.
"Pameran internasional menjadi sarana untuk memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan ekspor. Pada 2025, ekspor kategori produk kesehatan seperti MagicPower ke Persatuan Emirat Arab tercatat mencapai USD 74,4 ribu atau meningkat 48,73 persen dibandingkan tahun sebelumnya," jelas Widy seperti dikutip, Kamis (12/3/2025).
Terence Bouman, GM MagicPower menyatakan partisipasi mereka di WHX Dubai merupakan momentum untuk memperluas jaringan bisnis, sekaligus membuka peluang ekspansi di pasar baru. Menurut dia, Timur Tengah dan Afrika memiliki potensi besar bagi pertumbuhan industri kesehatan, termasuk inovasi produk yang berasal dari Indonesia.
"Partisipasi kami di WHX Dubai menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring internasional dan membuka peluang distribusi di pasar baru. Dukungan dari Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dubai dan Kedutaan Besar Republik Indonesia sangat berarti bagi langkah ekspansi global kami. Kami melihat potensi besar di kawasan ini dan berkomitmen meningkatkan kontribusi terhadap devisa negara melalui pertumbuhan ekspor," ujar Terence.
Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Persatuan Emirat Arab, Judha Nugraha, menambahkan kehadiran produk Indonesia dalam berbagai pameran internasional di kawasan Timur Tengah merupakan bagian dari penguatan diplomasi ekonomi, sekaligus upaya memperluas kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab.
"Kehadiran perusahaan Indonesia di Dubai merupakan bagian dari penguatan diplomasi ekonomi. KBRI Abu Dhabi terus mendukung pelaku usaha Indonesia untuk memperluas akses pasar serta memperkuat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab," kata Judha.












































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar