Prancis Siap Hadapi Paraguay Meski Cuaca Panas Hantui Piala Dunia 2026

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Prancis Siap Hadapi Paraguay Meski Cuaca Panas Hantui Piala Dunia 2026

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Sabtu, 04 Jul 2026 13:09 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 32 - France v Sweden - New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - June 30, 2026 France coach Didier Deschamps speaks to his players during the first half hydration break REUTERS/J
Timnas Prancis. (REUTERS/Jeenah Moon)
Philadelphia -

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, memastikan timnya siap menghadapi cuaca panas ekstrem saat melawan Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Philadelphia.

Gelombang panas yang melanda timur laut Amerika Serikat diperkirakan menjadi tantangan bagi kedua tim. Pertandingan akan berlangsung di tengah peringatan cuaca panas.

Melansir France24, Sabtu (4/7/2026) suhu di Philadelphia mencapai 38 derajat Celsius pada Jumat, sehari sebelum laga digelar. Deshamps optimis cuaca bisa sedikit lebih baik ketika pertandingan dimulai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah tahu cuacanya akan sangat panas. Saya pikir besok sedikit lebih sejuk dibanding hari ini dan semoga tidak ada badai lagi," harap Deschamps.

ADVERTISEMENT

Prancis sudah merasakan cuaca ekstrem di Philadelphia saat fase grup. Kala itu, laga melawan Irak sempat dihentikan selama dua jam akibat badai.

"Ini memang harus diperhitungkan, tetapi saya rasa semua tim sudah mempersiapkan diri. Kondisi ini bisa berdampak pada semua peserta," ujarnya.

Pemain sayap Les Blues, Desire Doue, juga menilai cuaca panas bukan hanya menjadi kendala bagi timnya.

"Kami tahu cuacanya akan sangat berat, tetapi itu menjadi kerugian bagi kedua tim. Kami hanya harus bisa mengatasinya," kata Doue.

Meski lebih diunggulkan setelah selalu menang dalam empat laga sebelumnya, Prancis tetap diingatkan agar tidak meremehkan Paraguay. Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, bahkan mengibaratkan Prancis sebagai badai yang siap menerjang lawannya.

"Prancis seperti badai petir. Kami harus sadar badai itu akan datang dan bersiap menghadapi sambaran petirnya," ujar Alfaro.

Paraguay lolos ke babak 16 besar usai menyingkirkan Jerman lewat adu penalti. Alfaro berharap timnya kembali menciptakan kejutan.

"Kami datang ke sini untuk bersaing, kami sudah mengalahkan Jerman ketika tidak banyak yang memberi kami peluang. Saya tidak merasa tertekan, tetapi bukan berarti saya tidak ingin menang," tegasnya.




(upd/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads