Sejak UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Budaya Indonesia, keberadaan kain ini semakin populer. Jika dulu batik hanya dimiliki beberapa daerah, sekarang hampir tiap daerah punya batik masing-masing. Perlahan, batik pun menjadi identitas Indonesia.
Yogya, Solo, dan Cirebon adalah tiga dari banyak kota di Indonesia yang terkenal oleh batiknya. Kesultanan Yogyakarta, Kasunanan Surakarta, dan Kesultanan Cirebon menjadi sentra batik-batik ini. Tak ayal di tiga kota tersebut batik menjadi oleh-oleh favorit wisatawan. Traveler juga bisa mengikuti kursus membatik dan merasakan sendiri proses pembuatannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari situs East Java, Kamis (14/3/2013), Rumah Batik Jawa Timur punya koleksi batik dari 17 kabupaten berbeda. Ada Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Pasuruan, Malang, Batu, Jombang, Kediri, Pacitan, Banyuwangi, Jember, juga Tulungagung.
Tak tanggung-tanggung, wisatawan bisa melihat sekitar 2.000 lembar batik dengan corak beragam. Rumah Batik Jawa Timur dibuka atas inisiatif seorang pengrajin batik asal Pamekasan, Madura, bernama Faiqah Ismail. Rumah ini terbuka bagi warga dan wisatawan mulai tahun 2004.
Dari halaman Facebooknya, ditulis Rumah Batik Jawa Timur pernah meraih Rekor MURI atas pembuatan batik bertulis logo Kota Surabaya terbesar. Penasaran? Wisatawan bisa menyambangi Rumah Batik Jawa Timur pukul 08.00-20.00 WIB tiap hari kerja atau pukul 08.00-19.00 WIB tiap akhir pekan.
(sst/fay)
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Bisa-bisanya Anggota DPR Usulkan Gerbong Rokok di Kereta