Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 23 Jan 2014 17:44 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kelenteng di Bogor Ini Dikelilingi Surga Kuliner!

detikTravel
Kelenteng Hok Tek Bio Bogor (Dewi/detikTravel)
Bogor - Kota Bogor punya kelenteng tertua bernama Hok Tek Bio yang menjadi rumah ibadah orang-orang Tionghoa. Wisatawan tak cuma menengok kelenteng saja, di sekitar kelenteng ada banyak penjaja kuliner khas Bogor yang beragam.

Jl Suryakencana atau kawasan Chinatown Bogor, itulah jalan tegak lurus dari depan gerbang Kebun Raya Bogor, sepanjang satu kilometer yang tak pernah tidur menjadi surga wisata Kota Bogor. Traveler dapat melihat bangunan kuno ala China, perkampungan China totok, pertokoan, chineese food hingga street food yang berpusat di Gang Aut.

Tak ketinggalan pula Kelenteng Hok Tek Bio yang berada di Jl Suryakencana No 1, Bogor. Mengulas dari sejarahnya, banyak yang bilang kalau kelenteng ini usianya sudah lebih dari 3 abad, dibangun oleh warga Tionghoa yang berprofesi sebagai pedagang.

Tahun 1960 bangunan kelenteng mulai dipugar dan dirawat hingga berdiri megah tepat di sebelah Pasar Bogor. Tak lepas dari berbagai filosofi bangunan, banyak sekali cerita yang tersimpan dari halaman depan hingga dalam ruangan tempat beribadah.

Traveler dapat mengenal budaya masyarakat Tionghoa, khususnya yang bermukim di Bogor. Biasanya umat Tionghoa yang beribadah di sini menyebutnya dengan nama Vihara Dhanagun. Kelenteng ini juga dicanangkan sebagai bangunan cagar budaya Kota Bogor.

Yang namanya kelenteng pasti identik dengan nuansa merah dan emas, patung dewa-dewi, patung singa, patung naga, sesaji, pohon bambu, lukisan matahari, bau-bauan hio, dan lainnya. detikTravel pernah beberapa kali menyambangi tempat ini.

Saat pertama memasuki halaman kelenteng, bau hio sudah mulai menyengat di hidung. Traveler akan disambut dua patung singa bercat emas yang duduk di sisi kanan dan kiri yang bersanding dengan dua tungku pembakaran hio, tepat di pintu masuk kelenteng. Di halaman kelenteng juga ditanami pohon bambu yang menyejukkan kelenteng.

Jangan segan juga kalau traveler ingin masuk ke ruang utama yang menjadi tempat sembahyang. Semakin ke dalam ruangan terlihat gelap dengan pemandangan patung dewa-dewi, lilin, hio, sesaji, dan benda-benda lain khas kelenteng. Tapi jangan sampai merusak dan menggangu orang yang sedang sembahyang ya!

Kelenteng ini biasanya ramai didatangi umat yang akan sembahyang di hari Sabtu dan Minggu. Kalau hari biasa, kadang-kadang sepulang belanja mereka suka mampir ke kelenteng untuk berdoa kepada dewa.

Kalau ingin tahu tentang seluk beluk kelenteng, biasanya ada penjaga yang akan memberi tahu sejarah dan diajak jalan-jalan keliling kelenteng kepada wisatawan. Kelenteng ini tak cuma sebagai rumah ibadah saja, setiap hari ada saja orang-orang yang berkumpul santai di halaman belakang kelenteng. Selain itu ada balai pengobatan yang dibuka untuk umum.

Setiap setahun sekali menjelang Tahun Baru Imlek, kelenteng ini juga mengadakan perayaan yang disebut dengan perayaan Cap Go Meh se-Kota Bogor. Cap Go Meh dirayakan tanggal 15 di Tahun Baru China, yang berarti menutupnya segala perayaan selama Tahun Baru.

Kelenteng mulai ramai dengan para umat yang senang menyambut datangnya hari besar itu. Patung dewa-dewi mulai dimandikan, juga kelenteng mulai dibersihkan dan didekorasi. Kelenteng ini juga menjadi pusat budaya orang Bogor yang akan merayakan Cap Go Meh.

Banyak atraksi budaya China yang menjadi tontonan unik dan meriah. Selain atraksi budaya China, kelenteng ini juga menggandeng kesenian tradisional Sunda dalam meramaikan perayaan Cap Go Meh. Semua atraksi yang akam diarak dipusatkan di Kelenteng Hok Tek Bio.

Rute Cap Go Meh di Bogor dimulai dari kelenteng, melewati Jl Suryakencana dan berakhir di Pulo Geulis. Wisatawan tumpah ruah menantikan arak-arakan pertunjukan di sepanjang jalur yang dilalui.

Istimewanya di kawasan kelenteng tersebut banyak berjejer penjaja kuliner paling lezat seantero Bogor. Kalau traveler suka chineese food, di sinilah pusatnya. Tinggal pilih saja resto sesuai selera, sebab semua makanan di sana enak-enak. Kalau minta menu halal juga ada.

Kalau ingin menjajal street food langkahkan kaki Anda di Gang Aut. Street food martabak, serabi, asinan, lumpia basah, sagu, bakso, bir pletok, dan aneka street food unik lain. Lengkap dan lezat!

Kalau jalan-jalan ke Kelenteng Hok Tek Bio, pulangnya tak cuma dapat cerita sejarah orang-orang Tionghoa yang berdomisili di Bogor. Tetapi juga, traveler kenyang makan sepuasnya di sepanjang Jl Suryakencana.

(shf/shf)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA