Salem -
Oregon di AS punya lanskap alam yang unik. Tanahnya merah, perbukitan warna-warni dan gersang. Disebut-sebut seperti tanah alien!
Seperti yang dilihat dari BBC, Selasa (25/10/2016) lanskap alam yang unik itu berada di sebelah timur wilayah Oregon. Tepatnya di daerah Pegunungan Casecade Oregon.
Berbeda dengan sisi lain Oregon yang subur dan pegunungan yang tertutup salju. Daerah timur pegunungan ini berselimutkan tanah gersang dan semak belukar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di sinilah letak keindahannya, karena tanah gersang dan semak belukarnya punya variasi warna di beberapa titik yang menjadi wilayah taman nasional. Wilayah gersang dan warna-warni bak tanah alien masuk ke dalam taman nasional. Inilah tempat-tempatnya:
1. Taman Nasional John Day
(Zack Frank/BBC)
|
John Day merupakan cekungan di wilayah timur pegunungan yang dulunya adalah lembah sungai. Namun sekarang tempat ini menjadi kering dan gersang.Taman Nasional John Day memiliki luas 14.000 hektar lahan yang dilindungi. Taman nasional ini dikelilingi oleh peternakan, pertanian dan situs ekstraksi alam yang sudah lama hilang dari pemandangan.
2. Painted Hills
(Zack Frank/BBC)
|
Seperti namanya, bukit-bukit di Taman Nasional Painted Hills berwarna-warni seperti di cat. Biarpun gersang tapi cantik sekali.Taman nasional ini memiliki bukit-bukit gersang dengan gradasi warna merah dan kuning. Saat musim dingin, bukit akan terlihat cantik dengan balutan salju.Bukan hanya musim dingin tapi tiap musim akan berganti warna.
Traveler yang ingin ke sini bisa melakukan aktivitas Trails dan Hiking. Saat sunset gradasi warna pada bukit juga akan berubah. Hal ini dikarenakan oleh pigmen yang berasal dari 33 juta tahun yang lalu. Wah!
3. Clarno Trails
(Zack Frank/BBC)
|
Di Taman Nasional Painted Hills ada trek trails bernama Clarno Trails. Trek ini dibuat khusus untuk kegiatan trails.Clarno Trails memiliki panjang trek 8 km dengan ketinggian 30 m. Lembah ini memiliki warna merah, kuning dan hitam. Gradasi warnanya akan semakin memudar di permukaan bukit.
Untuk mencegah kerusakan gradasi warna pada bukit maka, pengunjung tidak diperbolehkan untuk menginjak
pasir. Pengunjung harus tetap di dalam jalur trail.
Lembah ini juga menyediakan tempat piknik. Sejumlah fasilitas berupa air bersih siap minum, toilet, akses untuk penyandang cacat tersedia di tempat ini. Tempat piknik hanya di buka saat bulan Mei sampai September.
4. Bukit Merah
(Zack Frank/BBC)
|
Salah satu spot di wilayah taman nasional Painted Hills adalah bukit merah. Tidak seluruh permukaan berwarna merah, hanya saja mendominasi punggung bukit.Tebing dan jurang bukit ini terjadi oleh proses penggerusan oleh sungai, batu lumpur dan batu lanau berjuta tahun yang lalu. Proses kimia-biologi seperti pengendapan bangkai hewan purba juga membantu pewarnaan dari bukit ini.
5. Lapangan merah
(Zack Frank/BBC)
|
Selain bukit berwarna, ada pula lapangan yang berwarna merah. Warna merah dihasilkan dari rumput yang tumbuh memenuhi lapangan.Uniknya, lapangan akan berganti warna seiring dengan berubahnya cuaca. Kadang berwarna kuning, kadang juga hijau. Tapi hampir tiap waktu lapanga ini berwarna merah.
Bukan hanya cuaca, kadang dengan datangnya cuaca yang ekstrem, lapangan ini juga akan berubah warna. Keren!
John Day merupakan cekungan di wilayah timur pegunungan yang dulunya adalah lembah sungai. Namun sekarang tempat ini menjadi kering dan gersang.
Taman Nasional John Day memiliki luas 14.000 hektar lahan yang dilindungi. Taman nasional ini dikelilingi oleh peternakan, pertanian dan situs ekstraksi alam yang sudah lama hilang dari pemandangan.
Seperti namanya, bukit-bukit di Taman Nasional Painted Hills berwarna-warni seperti di cat. Biarpun gersang tapi cantik sekali.
Taman nasional ini memiliki bukit-bukit gersang dengan gradasi warna merah dan kuning. Saat musim dingin, bukit akan terlihat cantik dengan balutan salju.Bukan hanya musim dingin tapi tiap musim akan berganti warna.
Traveler yang ingin ke sini bisa melakukan aktivitas Trails dan Hiking. Saat sunset gradasi warna pada bukit juga akan berubah. Hal ini dikarenakan oleh pigmen yang berasal dari 33 juta tahun yang lalu. Wah!
Di Taman Nasional Painted Hills ada trek trails bernama Clarno Trails. Trek ini dibuat khusus untuk kegiatan trails.
Clarno Trails memiliki panjang trek 8 km dengan ketinggian 30 m. Lembah ini memiliki warna merah, kuning dan hitam. Gradasi warnanya akan semakin memudar di permukaan bukit.
Untuk mencegah kerusakan gradasi warna pada bukit maka, pengunjung tidak diperbolehkan untuk menginjak
pasir. Pengunjung harus tetap di dalam jalur trail.
Lembah ini juga menyediakan tempat piknik. Sejumlah fasilitas berupa air bersih siap minum, toilet, akses untuk penyandang cacat tersedia di tempat ini. Tempat piknik hanya di buka saat bulan Mei sampai September.
Salah satu spot di wilayah taman nasional Painted Hills adalah bukit merah. Tidak seluruh permukaan berwarna merah, hanya saja mendominasi punggung bukit.
Tebing dan jurang bukit ini terjadi oleh proses penggerusan oleh sungai, batu lumpur dan batu lanau berjuta tahun yang lalu. Proses kimia-biologi seperti pengendapan bangkai hewan purba juga membantu pewarnaan dari bukit ini.
Selain bukit berwarna, ada pula lapangan yang berwarna merah. Warna merah dihasilkan dari rumput yang tumbuh memenuhi lapangan.
Uniknya, lapangan akan berganti warna seiring dengan berubahnya cuaca. Kadang berwarna kuning, kadang juga hijau. Tapi hampir tiap waktu lapanga ini berwarna merah.
Bukan hanya cuaca, kadang dengan datangnya cuaca yang ekstrem, lapangan ini juga akan berubah warna. Keren!
(bnl/bnl)
Komentar Terbanyak
Kubu PB XIV Purbaya Protes Keras ke Menbud Fadli Zon sampai Naik ke Panggung
Penunjukan Tedjowulan Diprotes Kubu PB XIV Purbaya, Apa Kata Fadli Zon?
Fadli Zon Serahkan SK buat Tedjowulan, Keraton Solo Bergejolak