Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 13 Mar 2017 19:55 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Azan Masjidil Haram yang Menggetarkan Jiwa

Fitraya Ramadhanny
Redaksi Travel
Masjidil Haram di waktu subuh (Fitraya/detikTravel)
Masjidil Haram di waktu subuh (Fitraya/detikTravel)
Makkah - Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi adalah destinasi impian umat Muslim di dunia. Azan di masjid ini menggetarkan jiwa siapapun yang mendengarnya, dan menjadi rindu dibuatnya.

Masjidil Haram adalah tempat dimana Kiblat berada. Inilah titik pusat arah ibadah salat dari umat Islam. Perjalanan religi ke tempat ini saat umrah dan haji adalah kesempatan untuk mendengarkan azan yang begitu indah dan merdu.

Seperti saat detikTravel berada di sana pekan lalu. Masjidil Haram buka selama 24 jam setiap hari. Jamaah umrah atau haji bisa mengunjunginya kapan saja karena masjid ini tidak pernah sepi.

Tengah malam sampai subuh, adalah waktu favorit bagi jamaah yang ingin mencari sepi, untuk ukuran Masjidil Haram. Ratusan ribu orang, tinggal menjadi beberapa ribu saja. Yang berkain ihram putih-putih, tandanya sedang melakukan umroh. Mereka berbaur dengan ribuan orang lain yang berbaju takwa biasa dengan gaya khas berbagai negara.
Suasana ramai menjelang subuh (Fitraya/detikTravel)Suasana ramai menjelang subuh (Fitraya/detikTravel)

Ibadah umrah yang terdiri dari Tawaf yaitu berjalan mengelilingi Kabah dan Sai yaitu berlari-lari kecil dari Bukit Shafa ke Bukit Marwa, bisa lebih leluasa dilakukan malam hari. Meskipun, ada yang melakukan Tawaf saja tanpa Sai karena tidak sedang melakukan umrah, bajunya pun biasa saja.

Bukit Shafa dilihat dari balkon lantai 2 tampak ramai jamaah, begitu pula dengan lintasan Sai. Sementara Bukit Marwa yang puncak bukitnya menyembul sedikit di atas lantas, menjadi tempat favorit jamaah untuk beristirahat usai melakukan Sai.

Selain yang Tawaf dan Sai, banyak juga yang tidur, salat, mengaji dan lain-lain di ruang salat dekat pintu King Abdul Aziz dan King Fahd. Ada yang berdoa dan salat di tempat-tempat yang istimewa dekat Kabah seperti di setengah lingkaran Hijr Ismail. Selebihnya, banyak yang menikmati pemandangan Kabah dari balkon lantai 1 dan 2.
Bukit Shafa dilihat dari balkon lantai 2 (Fitraya/detikTravel)Bukit Shafa dilihat dari balkon lantai 2 (Fitraya/detikTravel)

Saat dini hari datang menjelang, suasana itu tidak terasa di dalam Masjidil Haram. Semua orang khusyuk beribadah dan waktu seolah berhenti di sana. Namun, jarum jam gadang di menara Makkah Clock Royal Tower terus berputar menjemput subuh.

Tapi semua hiruk pikuk dini hari ini, seolah berhenti ketika adzan subuh berkumandang. Dalam langit yang kelam, suara adzan membelah angkasa. Melantun merdu seperti seperti para pujangga membaca syair, membangunkan dengan lembut mereka yang tertidur di pelosok Makkah.

"Allahu akbar, Allaahu akbar...." melanggam sang muazin dengan suara indahnya.

Hingar bingar manusia di Masjidil Haram seperti lenyap. Di dalam Masjidil Haram, adzan itu begitu membahana dari segala arah. Mereka yang sudah duduk di sekitar Kakbah makin tenggelam dalam sujud, doa dan isak tangis. Aih, betapa kecilnya kita manusia di hadapan Dia.
Jamaah dekat Kabah menjelang salat subuh (Fitraya/detikTravel)Jamaah dekat Kabah menjelang salat subuh (Fitraya/detikTravel)

Iya, tidak sedikit yang terharu mendengar azan semerdu itu. Panggilan salat itu membuat seolah-olah tidak ada lagi jarak antara kita dan Sang Pencipta. Makanya, banyak jamaah yang sengaja merekam adzan dengan ponselnya untuk kenang-kenangan.

Azan yang menggetarkan jiwa, memecahkan tangis manusia yang ingin berkeluh kesah dengan Tuhannya. Dalam lirih doa, dalam lekat sujud, dalam tengadah tangan meminta. Ribuan orang ada di Masjidil Haram, tapi setiap manusia di sana berbagi momen pribadinya dengan Allah.

Ketika salat subuh usai, langit mulai terang. Manusia-manusia kembali bertebaran ke luar segala penjuru Masjidil Haram. Di dalam hati mereka membawa rindu. Rindu untuk kembali ke Baitullah. (fay/msl)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Voodoo yang Dianggap Tabu

Kamis, 17 Agu 2017 09:15 WIB

Voodoo kerap kali dianggap ilmu hitam dan tabu untuk diperbincangkan. Tapi di Benin, Afrika Barat, Voodoo merupakan budaya, seni dan kepercayaan.