Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 19 Jul 2017 21:45 WIB

TRAVEL NEWS

Maldives 100 Persen Muslim

Afif Farhan
Redaksi Travel
Foto: Staff di Club Med Kani Maldives sedang melaksanakan ibadah salat (Afif/detikTravel)
Foto: Staff di Club Med Kani Maldives sedang melaksanakan ibadah salat (Afif/detikTravel)
Male - Maldives dikenal sebagai destinasi favorit untuk bulan madu. Namun tahukah kamu, kalau negara kepulauan di Samudera Hindia itu penduduknya 100 persen Muslim?

Akhir pekan kemarin, detikTravel bersama awak media dari Jakarta diundang Club Med untuk berlibur di Maldives. Club Med merupakan jaringan resor asal Prancis yang punya resor di 26 negara, termasuk Maldives ada dua di sana yakni Club Med Kani Maldives dan Club Med Finolhu Maldives.

Para staff di sana pun berasal dari berbagai negara yang totalnya dari 25 negara. Ada juga para pekerja asli Madlives di sana. Mohamad Farish, salah satunya.

detikTravel pun bertanya padanya tentang fakta-fakta Maldives. Kata yang pertama kali keluar dari mulutnya adalah, Maldives 100 persen penduduknya Muslim!

"100 Persen penduduk di Maldives itu Muslim, memeluk agama Islam," ujarnya di Restaurant Velhi di Club Med Kani Maldives.

Mohamad Farish, staff di Club Med Kani Maldives (Afif/detikTravel)Mohamad Farish, staff di Club Med Kani Maldives (Afif/detikTravel)


Saat detikTravel mendarat di Bandara Velana, terlihat banyak petugas bandara wanitanya yang menggenakan jilbab. Bahkan di dalam Club Med Kani Maldives, punya masjid sebagai tempat ibadah para pekerjanya yang Muslim.

"Iya, kita punya masjid bagi para staff yang Muslim (terutama yang dari Maldives). Mereka melaksanakan salat di sana tepat waktu," kata Hotel Service Manager Club Med Kani Maldives, Chokri.

Club Med Kani Maldives punya masjid untuk beribadah (Afif/detikTravel)Club Med Kani Maldives punya masjid untuk beribadah (Afif/detikTravel)


Kembali ke Farish, pria berusia 20 tahun itu kemudian menjelaskan bahwa di Maldives peredaran minuman alkohol dilarang. Kecuali, di dalam resor untuk turis.

BACA JUGA: Rasakanlah Bulan Madu Intim di Maldives

Lantas bagaimana bisa Islam masuk ke Maldives, yang mana faktanya Maldives dekat dengan India dan Sri Lanka yang kebanyakan memeluk Hindu?

"Islam masuk ke Maldives pada ratusan tahun lalu, dari para pedagang dan pelayar Arfika dan Timur Tengah. Saya tidak terlalu tahu tentang sejarah, tapi sejarah yang paling terkenal adalah suatu waktu ada suatu musibah di Maldives. Lalu, ada satu orang yang membaca Al Quran dan musibah itu hilang. Dari sanalah, Islam berkembang di Maldives," papar Farish.

detikTravel melakukan penelusuran di internet tentang sejarah masuknya Islam ke Maldives. Benar saja, ada suatu kisah tentang penyebar agama Islam bernama Abu Barakath Yoosuf Al Barbari dari Maroko.

Kala itu, ceritanya masyarakat Maldives dibikin takut oleh Rannamari. Dia adalah penguasa lautan dan meminta persembahan gadis. Gadisnya ditaruh di suatu tempat pada malam hari, yang mana sehari berikutnya sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Ilustrasi persembahan gadis Maldives untuk Rannamari (Mahal-Dheeb)Ilustrasi persembahan gadis Maldives untuk Rannamari (Mahal-Dheeb)


Abu Barakath Yoosuf Al Barbari pun berdandan ala gadis. Lantas dia datang ke tempat persembahan untuk Rannamari di malam hari. Di sana, Abu Barakath Yoosuf Al Barbari terus mengaji sepanjang malam dan dia selamat di keesokan harinya. Rannamari pun tidak lagi datang ke Maldives.

"Di rumah-rumah penduduk Maldives, ada tatakan Al Quran yang digunakan untuk mengaji. Itu pun (tatakannya) sudah ada dari ratusan tahun lalu yang terbuat dari kayu," tutup Farish.

Tatakan Al Quran yang dipakai orang-orang Maldives (Afif/detikTravel)Tatakan Al Quran yang dipakai orang-orang Maldives (Afif/detikTravel)
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED