Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 11 Mar 2020 23:36 WIB

TRAVEL NEWS

Bos Maskapai Ini Tak Dapat Gaji Gegara Corona

Dadan Kuswaraharja
detikTravel
Maskapai United Airlines
Foto: United Airlines (Getty via Independent)
Washington -

Industri penerbangan menjadi salah satu industri yang terkena dampak virus Corona paling parah. Maskapai harus melupakan mendapatkan untung di triwulan pertama ini. Bahkan ada maskapai yang bosnya harus rela tidak mendapatkan gaji pokok sampai bulan Juni ini.

Dikutip dari CNBC, CEO United Airlines Oscar Munoz dan Presiden United Airlines Scott Kirby (yang akan menjadi CEO pada bulan Mei) memutuskan untuk tidak menerima gaji pokok sampai bulan Juni mendatang.

Penumpang yang khawatir dengan wabah virus Corona membuat pesawat jadi kurang peminat. United bahkan sudah melakukan pemotongan besar-besaran pada jadwal penerbangan mereka baik domestik dan internasional. Selain United, maskapai JetBlue, American Airlines, Delta Air Lines juga mengambil pemotongan serupa. Rata-rata maskapai di Amerika sudah menghapuskan 10-30 persen jadwal penerbangan mereka baik penerbangan domestik maupun internasional. Namun ada juga yang mencapai lebih dari itu.

Industri penerbangan kini tengah mengalami cobaan besar, International Air Transport Association (IATA) memperkirakan dunia penerbangan sudah kehilangan USD 63 miliar pada tahun ini. Itu jika virus Corona bisa dijinakkan, namun jika Corona terus menyebar, industri penerbangan harus kena rugi dua kali lipat mencapai USD 113 miliar.

Maskapai-maskapai penerbangan besar lain seperti Lufthansa dan Qantas juga berencana memarkirkan pesawat Airbus A380 sebagai bagian dari pemotongan jadwal penerbangan. Dari Inggris, melemahnya jumlah penumpang sudah membawa korban maskapai Flybe. Di China, CEO dan Chairman perusahaan travel online Trip.com memutuskan untuk tidak menerima gaji, sedangkan para manajer seniornya akan mendapatkan pemotongan gaji.



Simak Video "Sederet Maskapai Dunia yang Bangkrut Gara-gara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA