Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 16 Okt 2020 13:30 WIB

TRAVEL NEWS

Tikus Got yang Punya Banyak Skill dan Harimau Peluk Pohon

Tim detikcom
detikTravel
Tikus got
Foto: (Getty Images/iStockphoto/igorr1)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu sempat viral penemuan tikus got raksasa di Meksiko. Walau bukan sungguhan, tapi tikus got punya banyak kemampuan.

Pasalnya, tikus got dikenal dengan pembawa penyakit dan kotoran sehingga banyak tak disukai manusia. Hewan ini juga mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi, sehingga mereka bisa singgah di setiap area dimana manusia tinggal.

Tikus got atau bahasa ilmiahnya Rattus norvegius adalah hewan omnivora sejati, jadi wajar saja jika bisa bertahan hidup dimanapun dia berada. Mulai dari buah-buahan, sereal, sayur-sayuran hingga sisa makanan kita semua dilahap olehnya.

Biarpun nama latinnya memiliki arti tikus Norwegia, hewan ini bukan berasal dari Norwegia tapi diperkirakan berasal dari Tiongkok utara. Kini populasinya sudah menyebar ke seluruh benua, kecuali Antartika.

Rattus norvegius hidup dalam kelompok besar dan hierarkis. Ketika makanan terbatas, tikus yang lebih rendah dalam tatanan sosial adalah yang pertama kali mati. Lalu, jika sebagian besar populasi tikus dimusnahkan, tikus yang tersisa akan meningkatkan kembali laju reproduksinya dan dengan cepat memulihkan kembali tingkat populasi lama. Betinanya mampu hamil segera setelah melahirkan.

Jika ruang hidupnya terbatas, tikus bisa berubah jadi agresif yang mengakibatkan kematian beberapa hewan. Untuk mempertahankan wilayahnya dari tikus asing, dia akan mengibaskan rambutnya, mendesis, menjerit dan menggerakkan ekornya.

Tikus got adalah perenang yang andal, baik di permukaan maupun di dalam air. Tikus ini juga bisa memanjat tiang logam bundar beberapa meter untuk menggapai makanan burung taman.

Selain itu, untuk perihal gali-menggali, jangan ditanya, tikus coklat ini juga memiliki kemampuan menggali yang baik. Bahkan sebuah studi menemukan tikus got memiliki kemampuan mental yang hanya ditemukan pada manusia dan beberapa primata. Tapi, analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa mereka mungkin mengikuti prinsip pengkondisian operan sederhana.

Biarpun punya berbagai kelebihan, tikus got yang hidup di tempat yang kotor dan merupakan hewan omnivora, membawa sejumlah penyakit. Di antaranya penyakit Leptospirosis yang ditularkan melalui air seni hewan yang terinfeksi, demam gigitan tikus hingga sindrom paru hantavirus (HPS) yang bisa menyebabkan infeksi yang terjadi karena menghirup udara yang tercemar oleh urine dan kotoran tikus.

Itulah berita detikTravel terpopuler hari Kamis kemarin (16/10/2020). Kemudian ada juga potret harimau memeluk pohon yang memenangkan kompetisi bergengsi Wildlife Photographer of the Year.

Berikut berita detikTravel terpopuler lengkapnya:



Simak Video "Demo Menuntut Aborsi Dilegalkan di Meksiko Ricuh"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA