Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 12 Nov 2020 13:11 WIB

TRAVEL NEWS

Nasib Hotel di Kuta yang Terbengkalai dan Ulah Sembrono Pramugari

Tim detikcom
detikTravel
McDonalds Kuta, Badung, Bali dikabarkan akan ditutup secara permanen besok. Menjelang satu hari penutupan, McDonalds Kuta masih sepi pengunjung.
Ilustrasi (Angga Riza/detikTravel)
Jakarta -

Kondisi pandemi sangat berdampak pada Bali yang jadi kiblat pariwisata Indonesia. Hal itu tampak dari kondisi sebuah hotel di Kuta yang terbengkalai.

Sepanjang pandemi virus Corona, Bali memang ditutup untuk wisatawan asing. Untuk sementara, cuma wisatawan lokal yang bisa plesiran di sana. Itu pun baru mulai 31 Juli 2020.

Tapi, surga traveler dari berbagai kalangan itu betul-betul babak belur. Bali yang sibuk sepanjang tahun, penuh dengan turis lokal dan asing, lumpuh selama pandemi virus Corona.

Jalanan, pantai, kawasan belanja souvenir, dan pasar sepi. Tidak ada lalu lalang sepeda motor seperti biasa. Tempat parkir juga lowong.

Hotel-hotel yang biasanya akan dipesan menjelang musim panas minim pengunjung. Kini, okupansi hotel cuma 10 persen, bahkan taman dan kolam renangnya mulai rusak.

Dikutip dari Perthnow, salah satu warga asal Perth, Jack Ahearn, yang terjebak di Bali selama pandemi COVID-19, menunjukkan situasi hotel dan jalanan di Pantai Kuta lewat Facebook-nya. Dalam video itu tampak kolam renang hotel mewah berubah menjadi hijau oleh lumut dan dipenuhi dengan sampah. Bagian lobinya juga tak terurus, hancur dan berantakan.

Ahearn yang melintasi jalanan Kuta setiap hari untuk surfing bilang betapa Bali bukan lagi tempat yang sama ketimbang periode sebelum Februari.

"Setiap minggu tanda-tanda bangunan yang dijual, untuk tanda sewa, bisnis dan bangunan kosong terus bertambah. Itu gila," kata Ahern.

"Video dan gambar yang saya posting ini tidak sesuai dengan apa yang diberikan pulau ini," dia menambahkan.

Ahern berharap videonya bisa membantu Bali untuk bisa segera pulih. Dia mengajak turis Australia yang pernah singgah di Bali untuk berdonasi.

"Satu-satunya saat saya melihatnya 'sibuk' sejak Februari adalah ketika ada pembagian makanan dan keluarga mengantre hingga 100-an," kata Ahern.

"Jika Anda mampu, hubungi sopir liburan yang Anda sewa atau orang Bali yang Anda kenal dan cintai. Saya yakin mereka bisa menggunakan USD 1 atau USD 2," dia menambahkan.

Itulah berita detikTravel terpopuler hari Rabu kemarin (11/11/2020). Kemudian juga ada aksi sembrono pramugari yang mengunggah foto Pesawat Kepresidenan, duh!

Berikut berita detikTravel terpopuler lengkapnya:



Simak Video "Ramai Pengecatan Pesawat Kepresidenan, Telan Biaya Hingga Miliaran"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA