Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 16 Des 2020 11:44 WIB

TRAVEL NEWS

Bali Minta Wisatawan PCR dan Rapid Antigen, Hotel: Berat Buat Keluarga

Bonauli
detikTravel
Bali
Pantai di Bali, traveler yang naik pesawat mulai tanggal 18 Desember wajib menyerahkan tes PCR H-2 keberangkatan Foto: (Angga Riza/detikcom)
Denpasar -

Menjelang libur natal dan tahu baru, Bali menetapkan perda baru untuk wisatawan. Bagaimanakah kesiapan hotel-hotel di Pulau Dewata?

detikTravel mengecek langsung kesiapan hotel di Bali terkait perda itu dalam Road Trip Jakarta-Bali. Menggunakan mobil hybrid Toyota, tim detikcom melihat langsung persiapan Bali untuk libur Nataru.

Menyambut libur Nataru, Bali menetapkan perda baru untuk wisatawan. Wisatawan yang masuk tanggal 18 Desember-4 Januari 2021, ditunggu syarat tambahan.

Wisatawan dengan pesawat penumpang ke Bali wajib melakukan uji swab PCR (Polymerase Chain Reaction) pada H-2 sebelum keberangkatan. Sementara itu, wisatawan melalui jalur darat wajib melakukan rapid antigen pada H-2.

"Kemarin kami ngobrol tentang perda yang baru, kalau dari teman-teman PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) bahwa tujuannya untuk meningkatkan citra Bali safe yang lebih ke internasional," ujar Allen Stevano, manajer Four Star Hotel by Trans, Rabu (16/12/2020).

Menurut Allen, Bali sudah menyiapkan banyak program CHSE untuk semua stake holder sampai operator tur. Kedatangan Menteri Parekraf, Wishnutama Kusubandio, juga sering datang untuk meningkatkan kepercayaan di dunia internasional.


"Jadi yang saya tangkap, market yang ke Bali itu lebih ke quality dan lebih spending," kata Allen.

Nah, Four Star Hotel by Trans merupakan hotel bintang 4 dengan pasar MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition atau Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran. Perda baru tentang kewajiban traveler untuk menjalani rapid antigen menjadi tantangan yang berbeda bagi pengelola hotel.

"Tantangan kita ada di perda baru, ini akan semakin berat untuk family liburan Nataru di Bali. Itu yang kita rasakan dari transportasi udara jadi agak sedikit berkurang," dia menjelaskan.

Harapannya mungkin untuk hotel di bawah harga Rp 1 juta, transportasi pesawat punya subsidi. Karena dengan adanya tambahan tes di Nataru, liburan keluarga akan jadi berkurang.

"Tapi untuk yang wisatawan middle up dan sudah pesan hotel jauh jauh hari, aman. Karena tidak masalah dengan biaya tambahan untuk tes," kata dia.



Simak Video "Alasan Pemerintah Pangkas Karantina Wisatawan Mancanegara Jadi 5 Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA