Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 22 Apr 2021 12:03 WIB

TRAVEL NEWS

Jelang Lebaran dan Belajar Tatap Muka, Yogya Tambah Kuota 7.500 Vaksin

Heri Susanto
detikTravel
Vaksinasi COVID-19 untuk pedagang, PKL dan pekerja sektor informal digelar secara massal di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Total ada 19.900 pedagang yang akan divaksin.
Vaksinasi massal di Pasar Beringharjo Foto: PIUS ERLANGGA
Yogyakarta -

Jelang Lebaran dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Pemerintah Daerah (Pemda) DI Yogyakarta akan melakukan vaksinasi massal. Sekitar 7.500 vaksin disiapkan untuk kelompok lanjut usia (lansia) pelaku pariwisata, dan guru. Proses vaksinasi akan dilakukan di Jogja Expo Center (JEC) mulai 26-30 April 2021.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan untuk lansia, bisa mendaftar melalui link di website dinkes.jogjaprov.go.id. Sedangkan guru dan pelaku pariwisata sudah terdaftar dari dinas terkait.

"Kuota lansia 4.500 vaksin. Sedangkan guru dan pelaku pariwisata 3.000 vaksin," jelasnya.

Ia mengatakan vaksinasi ini merupakan kelanjutan dari kegiatan vaksinasi sebelumnya. Kali ini, untuk guru dan pariwisata merupakan menyelesaikan data pada vaksinasi pertama.

"Antisipasi saja, agar tidak terjadi klaster-klaster baru di pariwisata dan pendidikan," jelasnya.

Vaksinasi pelaku pariwisata dan pendidikan ini juga sesuai arahan dari pemerintah pusat. Hal ini mengingat ada kebijakan pemerintah mengenai larangan mudik, namun tempat wisata di nusantara diperbolehkan dibuka.

Daerah Yogya juga akan memulai pembelajaran tatap muka (PTM) untuk anak sekolah pada Juni mendatang secara serentak. Jadi vaksinasi untuk para guru dan pelaku pariwisata ini penting untuk menjaga kesehatan.

Selain itu, vaksinasi massal ini dilakukan Pemda Yogyakarta untuk bisa memenuhi target vaksinasi 334.754 pelayan publik dan 245.349 lansia. "Di Kabupaten dan kota kami harapkan juga bisa terus melakukan vaksinasi agar tujuan herd immunity ini bisa tercapai," katanya.



Simak Video "Sebabkan Luka Parah, Pelaku di Bawah Umur Tak Langsung Ditahan"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA