Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 15 Mei 2021 14:57 WIB

TRAVEL NEWS

Polisi Temukan Harta Karun-Lantunan Adzan Indah di Jembatan Ikonik London

Tim detikcom
detikTravel
Tower Bridge London
Foto: Tower Bridge (CNN)
Jakarta -

Harta karun Suku Maya ditemukan di gudang bawah tanah rumah pertanian di Jerman. Nilainya mencapai Rp 1,7 miliar.

Mengutip Yahoonews, benda kuno yang ditemukan polisi di Klotze, sebuah desa di wilayah timur Saxony-Anhaltitu itu. Ada 14 item yang ditemukan.

Di antara barang yang ditemukan adalah patung, piring dan cangkir tanah liat. Diperkirakan, benda-benda tersebut sudah berusia 15 ribu tahun.

Berawal dari bekas pemilik rumah yang mengaku menyembunyikan senjata milik ayahnya tanpa izin. Petugas pun langsung menggeledah ruang bawah tanah.

Saat mencari senjata, petugas malah menemukan kantong plastik berisi artefak Suku Maya. Pakar independen yang ditugaskan oleh otoritas regional mengungkapkan bahwa karya seni tersebut asli.

Di antara dua figur yang ditemykan berasal dari Kota Teotihuacan, Meksiko Kuno. Benda tersebut berasal dari 250 dan 250 sebelum Masehi. Salah satu figurnya yaitu tempat lilin dan diyakini menggambarkan dewa api Maya kuno.

Sedangkan barang-barang lain diyakini berasal dari Guatemala Utara, termasuk cangkir dan piring yang dihias serta pecahan bejana kaca yang pecah. Menurut para ahli, benda-benda kuno itu kemungkinan ditemykan dalam ekskavasi ilegall, lalu dijual di pasar gelap.

Benda tersebut akan dikembalikan ke pemerintah Meksiko dan Guatemala sebagai pemilik sah.

"Saya akan mengembalikan mereka ke duta besar pada 20 Mei," kata Reiner Haseloff, perdana menteri daerah Saxony-Anhalt, kepada surat kabar Bild.

Berita populer selanjutnya datang dari kumandang adzan yang indah dari atas jembatan paling ikonik di London, Tower Bridge. Sang muadzin bernama Kazim Rahman.

Berikut berita populer detik travel sepekan lengkapnya:



Simak Video "Keren! Atraksi Drone Meriahkan 31 Tahun reunifikasi Jerman"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA