Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 21 Jul 2021 09:45 WIB

TRAVEL NEWS

Ikan Langka Berwarna Cantik 45 Kg Terdampar-Rupa Hajar Aswad

Tim detikcom
detikTravel
Ikan opah
Foto: CNN
Jakarta -

Berita terpopuler detikTravel pada hari kemarin membahas tentang seekor ikan besar berwarna terang ditemukan terdampar di Oregon, Amerika Serikat. Ada pula artikel yang membahas tentang rupa Hajar Aswad.

Berat ikan yang cantik rupa warnanya ini mencapai 100 pon atau sekitar 45 kilogram! Dilansir dari CNN, penemuan ikan besar ini disebut sebagai kejadian langka. Ikan itu sendiri disebut sebagai ikan opah atau ikan bulan.

Ikan ini ditemukan di Sunset Beach di Seaside, sebuah kota di sisi barat laut negara bagian Oregon. Penemuan ini pertama kali diumumkan oleh Seaside Aquarium melalui postingan Facebook. Di sana tampak wujud ikan yang panjangnya mencapai lebih dari satu meter.

Manajer Umum Seaside Aquarium, Keith Chandler mengatakan bahwa ikan opah ini sangat jarang ditemukan. Saat ditemukan, ikan opah dalam kondisi sangat baik.

"Mereka merupakan ikan yang cukup keren dan kita biasanya tidak melihatnya di pantai," kata Chandler.

"Penemuan itu cukup menarik bagi penduduk setempat," imbuh dia.

Sementara itu, Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOOAA) mengungkapkan tak banyak informasi terkait spesies ikan ini. Itu karena ikan opah hidup jauh di dalam laut. Spesies ini biasanya ditemukan di perairan beriklim sedang dan tropis.

Secara perawakan, NOAA menyebut ikan opah sebagai spesies yang unik. Itu karena bentuk tubuhnya yang bulat dan rata. Ikan ini umumnya juga berwarna abu-abu keperakan.

"Ke arah perut (ikan), warna perak sampai merah mawar, dihiasi bintik-bintik putih," kata NOAA.

"Sirip dan mulut mereka merah, dan mata besar mereka dikelilingi dengan emas," tutur dia.

Melihat dari foto yang beredar, Chandler memastikan bahwa ikan itu baru berada di pantai kurang dari satu jam sebelum staf akuarium menemukannya.

"Sayangnya, saat terdampar ikannya tidak hidup, tetapi kami sampai di sana sebelum burung-burung datang," katanya.

Saat ini ikan opah itu sudah dimasukkan dalam ruang pendingin untuk selanjutnya diteliti. Akuarium akan melakukan pembedahan bersama organisasi lokal dan Columbia River Maritime Museum untuk menggali lebih banyak informasi dari ikan tersebut.

Berikut tautan 10 berita terpopuler detikTravel pada hari kemarin:



Simak Video "Alasan 100 Titik ke Jakarta Disekat Saat PPKM Darurat"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA