Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 30 Jul 2021 14:55 WIB

TRAVEL NEWS

Saat Malioboro Berkabung Satu Jam

Heri Susanto
detikTravel
Saat Malioboro Berkabung Satu Jam
Foto: Bendera putih dikibarkan di Jalan Malioboro (Heri Susanto/detikcom)
Jakarta -

Pemasangan bendera putih di sepanjang Jalan Malioboro hanya bertahan satu jam. Bendera dipasang sebagai isyarat menyerah dari pelaku ekonomi di Malioboro menghadapi krisis COVID-19.

Dari pantauan detikcom, pemasangan dilakukan mulai pukul 09.00, sebelum rombongan ketua paguyuban PKL berjumlah enam orang audiensi ke Kantor Gubernur, di Kompleks Kepatihan, Kemantren Danurejan.

Saat Malioboro Berkabung Satu JamSaat Malioboro Berkabung Satu Jam Foto: (Heri Susanto/detikcom)

Selang sekitar satu jam kemudian, datang rombongan Satpol PP Kota Yogyakarta yang mencabut bendera putih di sepanjang Malioboro. Rombongan Satpol yang membawa dua mobil tersebut berjalan dari ujung utara Malioboro sampai ke selatan.

Presidium Malioboro Sujarwo dikonfirmasi pencopotan tersebut, mengaku tidak memasalahkan. Sebab, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Yogyakarta.

"Tidak apa-apa, tadi sudah berkoordinasi. Yang penting aspirasisudah tersampaikan" katanya dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (30/7/2021).

Ia menjelaskan, pemasangan itu berhubungan dengan suasana berkabung yang dialami PKL karena pelaksanaan perpanjangan PPKM jilid 2. Pelaksanaan PPKM ini jauh dari harapan. Seperti, pengunjung di kawasan Malioboro yang masih sepi karena akses pengunjung ke Malioboro yang masih tersumbat di beberapa titik.

"Apalagi, nasib menyedihkan yang dialami Pedagang Lesehan dan kuliner malam, yang kurang mendapat tempat dalam kebijakan PPKM jilid 2 ini. Meskipun bukan hal yang mengejutkan, sebab teman-teman lesehan dan kuliner malam, sejak PSBB di tahun 2020 sampai PPKM di tahun 2021,
tetap tidak diakomodir dalam kebijakan yang memberi toleransi dan relaksasi bagi PKL," kata Sujarwo, sebelum beraudiensi di Kepatihan, Jumat (30/7/2021).

Ia mengungkapkan, mereka ingin menanyakan bantuan dari Pemda DIY. Sebab, sembilan paguyuban PKL di Malioboro belum memiliki badan hukum koperasi seperti yang disyaratkan Pemda DIY.

Saat audiensi, mereka diterima Asisten Sekretaris Daerah (III) Sumadi menyampaikan, akan segera menindaklanjuti permintaan PKL Malioboro.

"Jadi kami di Pemda DIY kan sebenarnya sudah menyiapkan beberapa skema, berkaitan dengan bantuan khususnya teman-teman yang ada di PKL Malioboro. Kami akan sampaikan kepada pimpinan seperti apa karena nanti ada kebijakan khusus berkaitan dengan itu dan kita sampaikan, karena kebijakan pada beliau," katanya.



Simak Video "Kibarkan Bendera Putih, PKL Malioboro Nyerah Hadapi PPKM"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA