Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 02 Agu 2021 21:03 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga: Gantilah Bendera Putih dengan Merah Putih

Jakarta -

Saat ini banyak pelaku di sektor parekraf yang kehilangan pendapatan dan mengibarkan bendera putih di depan lapaknya. Menparekraf Sandiaga Uno mengajak mereka untuk menggantinya dengan bendera merah putih.

Fenomena pengibaran bendera putih ini banyak dilakukan para pemilik hotel dan restoran di Garut hingga Yogyakarta. Aksi itu adalah tanda bahwa mereka tidak sanggup lagi menjalankan usahanya.

"Beberapa waktu lalu saya mengusulkan agar pelaku usaha ini lebih baik mengibarkan bendera merah putih sebagai simbol semangat hadapi pandemi dan menurunkan bendera putih," kata Sandiaga dalam temu wartawan secara daring, Senin (2/8/2021).

"Bendera-bendera itu nantinya akan diproduksi oleh para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Garut sehingga dapat membuka peluang usaha serta memastikan roda perekonomian di sektor ekonomi kreatif di Garut dapat terus bergerak," imbuh dia.

"Ini adalah pilot project, nantinya akan kita akan sebar luaskan ke destinasi lainnya. Karena di bulan Agustus akan lebih tepat momen pengibarannya sebagai simbol semangat kemerdekaan," terang dia lagi.

Sandiaga juga mengajak para pengusaha perhotelan menjadikan hotel sebagai tempat akomodasi nakes serta menghadirkan sentra vaksinasi. Kebijakan itu akan coba diterapkan di daerah-daerah lain.

"Sehingga perekonomian daerah dapat kembali bergerak dan membantu tingkat keterisiannya yang mencapai 40 persen," jelas dia.

"Langkah ke depannya, Kemenparekraf terus mendorong masifnya program vaksinasi, terlebih lagi vaksinasi ini dihadirkan di destinasi wisata dengan konsep vanic (vaksinasi asyik di tempat piknik), sehingga menumbuhkan minat masyarakat untuk di vaksin," ujar Sandiaga.

Di masa PPKM level 4, Kemenparekraf tetap melaksanakan promosi. Tujuannya tentu saja untuk mempertahankan destinasi-destinasi wisata Indonesia di pasaran, baik nusantara maupun mancanegara.

"Namun demikian, cara promosinya tentu berbeda dengan biasanya. Kita banyak memanfaatkan platform digital dan media sosial untuk mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Tanah Air," kata dia.

"Kita juga mengadakan dan mendukung promosi parekraf Indonesia dengan melaksanakan event-event daring, misalnya pada program Indonesia Spice Up the World dan juga mendukung Festival Indonesia di Aurons, Prancis, beberapa waktu yang lalu," imbuh Sandiaga Uno.

(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA