Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 03 Sep 2021 09:43 WIB

TRAVEL NEWS

Syarat Penerbangan Terbaru-Wisata Religi Terbesar Dunia di Kalsel

Tim
detikTravel
Boeing and the Lion Air Group today announced the airline purchased 50 of Boeings new 737 MAX 10 airplane, which will be the most fuel-efficient and profitable single-aisle jet in the aviation industry. This rendering shows the airplane in the carriers livery. (Boeing illustration) (PRNewsfoto/Boeing)
Peawat Lion Air (Boeing/Hand-out)
Jakarta -

Berita terpopuler detikTravel Kamis kemarin adalah mengenai maskapai Lion Group kembali memperbaharui syarat penerbangannya di periode PPKM terbaru. Sementara itu di Kalsel ada salah satu wisata religi terbesar dunia.

Sehubungan dengan persyaratan dan ketentuan yang diperlukan bagi setiap calon penumpang yang akan melakukan perjalanan udara (penerbangan) selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), periode berjalan 01 - 06 September 2021 seperti dikutip detikTravel dari siaran persnya.

Ketentuan penerbangan domestik Lion Group pada periode tersebut, dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan (implementasi) upaya pencegahan, penanganan dan pengendalian Covid-19, yaitu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kategori:

1. Level 4, Level 3, Level 2 Jawa dan Bali,
2. Level 4 Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua,
3. Level 3, Level 2, Level 1 Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Batasan Usia
a) Hanya bagi >12 tahun (di atas 12 tahun) yang bisa melakukan penerbangan,
b) Usia

RT-PCR dan RDT-ANTIGEN Uji Kesehatan
a) Harap memperhatikan masa berlaku hasil negatif dari hasil uji kesehatan sesuai ketentuan dan daerah tujuan.
b) Pemeriksaan/ pengujian sampel Covid-19 di laboratorium yang terafiliasi (terdaftar) di big data New-All Record (NAR) di Kementerian Kesehatan.
c) Hasil RT-PCR dan RDT-ANTIGEN akan masuk dalam data dan terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

Vaksin
a) Wajib melakukan vaksin minimal dosis 1 (pertama) dan menunjukkan kartu/ sertfikat vaksin, serta mengikuti ketentuan persyaratan perjalanan terkini sebagaimana yang diberlakukan.
b) Perjalanan untuk kepentingan khusus (mendesak), kondisi hamil atau sakit tertentu yang belum/ tidak divaksin: harus menunjukkan surat keterangan medis yang valid dan asli dari dokter spesialis: menyatakan sehat dan alasan detail tidak dapat divaksin.
c) Kartu atau sertifikat vaksin akan masuk dalam data dan tercatat secara elektronik (terintegrasi) dengan aplikasi PeduliLindungi.

Aplikasi (Digital) untuk Perjalanan Udara
Aplikasi PeduliLindungi menampilkan/ menunjukkan (terintegrasi) data hasil tes pemeriksaan Covid-19 dan data vaksinasi nasional. Calon penumpang diharapkan mengunduh (download) dan registrasi (pengisian) aplikasi PeduliLindungi melalui ponsel pintar (smartphone) masing-masing dari
Google Play Store atau Apple Store atau dapat diakses https://pedulilindungi.id/

Setiap calon penumpang setelah dilakukan pengambilan sampel dan uji hasil RT-PCR akan memperoleh surat keterangan hasil uji kesehatan secara elektronik (digital), berisi data valid serta terintegrasi platform dimaksud.

Catatan: dengan aplikasi Pedulilindungi sehingga proses pengisian e-HAC yang selama ini sudah berjalan tidak akan berlaku lagi (beralih/ menyatu ke aplikasi Pedulilindungi).

Transit (Singgah Sebentar) dan Transfer (Pindah Pesawat)
a) Penumpang yang transit dan transfer masih di area ruang tunggu (tidak keluar dari bandar udara), maka tidak mengikuti PPKM Level 4, Level 3, Level 2 dan Level 1.
b) Penumpang transit dan transfer dengan keluar bandar udara, maka wajib mengikuti ketentuan PPKM yang berlaku.

Harap memperhatikan dan mengikuti: apabila di bandar udara tujuan diberlakukan pemeriksaan kesehatan secara ulang atau acak (random) yang dilakukan oleh otoritas/ lembaga setempat.

Itulah syarat penerbangan dengan maskapai Lion Group di masa perpanjangaan PPKM 1-6 September 2021.

Berita populer berikutnya adalah wisata religi terbesar dunia yang ada di Kalimantan Selatan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menperekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan wisata religi terbesar di dunia adalah kegiatan saat haul ulama karismatik, Guru Sakumpul atau KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari di Kabupaten Banjar.

Hal ini disampaikan Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan selama dua hari di Kalimantan Selatan.

"Kegiatan Haul abah guru Ini salah satu wisata religi terbesar di dunia, baik saat haul beliau maupun ziarah ke makamnya," ujar Sandiaga Uno saat bertatap muka dengan Gubernur Kalsel, H.Sahbirin Noor, di Gedung Mahligai Pancasila.

Berikut 10 berita populer detikTravel selama Kamis (2/9/2021):



Simak Video "Ini Syarat Penerbangan Turis Asing ke Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA