Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 09 Mar 2022 10:41 WIB

TRAVEL NEWS

Penerbangan Domestik Tidak Perlu Antigen atau PCR, Ini Syaratnya

Tim detikcom
detikTravel
Aturan Terbang Terbaru Tanpa Tes Corona, Simak di Sini
Penerbangan domestik tidak perlu antigen/PCR (Ragil Ajiyanto/detikcom)
Jakarta -

Pelonggaran aturan protokol kesehatan Covid-19 turut mempengaruhi syarat naik pesawat mulai bulan Maret 2022. Penerbangan domestik tidak perlu antigen atau PCR.

Aturan itu termuat dalam surat edaran terbaru, yakni Surat Edaran Nomor 21 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.

Kementerian Perhubungan menyusun aturan itu dengan merujuk Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 11 Tahun 2022 tentang ketentuan penyesuaian protokol kesehatan.

Mengutip situs Garuda Indonesia, ada beberapa persyaratan umum penerbangan domestik dan internasional berdasarkan kebijakan pemerintah:

1. Penerbangan antar kota dari/ke Pulau Jawa dan Bali dan Intra Pulau Jawa wajib menunjukkan:

- Sertifikat Vaksin (min. dosis pertama) dan hasil negatif tes RT-PCR maks. 3 x 24 jam (sejak tanggal dikeluarkan surat hasil tes)

- Sertifikat Vaksin (dosis lengkap) yang disertai hasil negatif tes Rapid Antigen maks. 1 x 24 jam

2. Penerbangan antar kota dari dan ke daerah selain Pulau Jawa dan Bali wajib menunjukkan:

- Sertifikat Vaksin (min. dosis pertama) dan hasil negatif tes Rapid Antigen maks. 1 x 24 jam atau RT-PCR maks. 3 x 24 jam (sejak tanggal dikeluarkan surat hasil tes)

3. Penumpang anak berusia di bawah 12 tahun dikecualikan dari syarat vaksin dan dapat melakukan perjalanan dengan wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR maks. 3 x 24 jam dan didampingi anggota keluarga yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga.

4. Surat hasil tes RT-PCR atau Rapid Antigen yang digunakan sebagai syarat penerbangan harus diterbitkan dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang terdaftar di Keputusan MENKES RI dan pastikan faskes meng-upload hasil tes ke sistem aplikasi PeduliLindungi.

Selain itu, pemerintah juga mewajibkan pelaku perjalanan domestik untuk mengisi e-Hac sebelum keberangkatan untuk menghindari antrean panjang di sejumlah bandara di Tanah Air.

Berikut panduan dan langkah-langkah mengisi e-HAC terbaru di aplikasi PeduliLindungi bagi pelaku perjalanan udara domestik:

1. Unduh aplikasi PeduliLindungi versi terbaru

2. Buat akun baru atau log in bila telah memiliki akun PeduliLindungi

3. Klik fitur "e-HAC" yang ada pada laman utama

4. Pilih "Buat e-HAC"

5. Pilih "Domestik" untuk pelaku perjalanan dalam negeri

6. Pilih sarana perjalanan "Udara"

7. Pilih tanggal dan isi nomor penerbangan.

8. Jika nomor penerbangan tidak ditemukan, isi data penerbangan secara manual dengan memilih nama maskapai, bandara keberangkatan dan tujuan

9. Pastikan informasi sesuai, lalu klik "Lanjutkan"

10. Isi "Data Personal", dapat diisi maksimal 4 orang sekaligus

11. Selanjutnya Anda dapat mengecek kelayakan terbang

12. Bila e-HAC menampilkan informasi "hasil tes tidak ditemukan", silahkan konsultasikan ke petugas kesehatan atau Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandara. Jika menampilkan kasus konfirmasi (status hitam), pembuatan e-HAC dan perjalanan tidak dapat dilanjutkan

13. Bila dinyatakan layak terbang, pilih simpan informasi yang telah Anda isi sebelumnya

14. Lanjutkan dengan melengkapi pernyataan kesehatan dan riwayat perjalanan.

15. Setelah itu, pilih "konfirmasi" dan selesai.

e-HAC atau electronic-Health Alert Card (e-HAC) ialah Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik yang ditujukan pada semua pelaku perjalanan domestik dan internasional selama pandemi Covid-19.

Di aplikasi PeduliLindungi versi terbaru, e-HAC memiliki fitur pengecekan kelayakan terbang bagi pengguna transportasi udara domestik dengan tampilan yang lebih ramah pengguna (user-friendly).

Artikel soal syarat naik pesawat terbaru itu menjadi yang terpopuler di detikTravel Selasa (8/3). Kemudian, diikuti oleh Enea Bastianini Juara MotoGP Qatar, Pemerintah: Ini Tim Indonesia dan Bendera Putih, Maskapai Rusia Akan Hentikan Semua Penerbangan di tiga besar.

Berikut 10 artikel terpopuler detikTravel kemarin:



Simak Video "Vaksin Booster Bakal Jadi Syarat Kegiatan-Perjalanan"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA