Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 11 Mar 2022 10:40 WIB

TRAVEL NEWS

Penumpang Masih Kecele Syarat Terbaru Naik Pesawat

Tim detikcom
detikTravel
Sejumlah calon penumpang pesawat melakukan lapor diri di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (8/3/2022). Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menghapus persyaratan hasil tes negatif PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan domestik yang telah menerima vaksin dosis kedua atau vaksin dosis ketiga (booster) COVID-19 yang berlaku per 8 Maret 2022. ANTARA FOTO/Fauzan/aww.
Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN
Jakarta -

Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta masih kecele dengan aturan penerbangan domestik tak perlu antigen atau PCR.

Komandan Satgas Udara Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Letkol Agus Listiyono menyebut sejumlah calon penumpang penerbangan domestik sempat kecele dengan kebijakan teranyar pemerintah yang menghapuskan hasil pemeriksaan negatif virus corona baik melalui tes PCR maupun rapid test antigen.

Agus menyebut Surat Edaran (SE) terkait kebijakan anyar pemerintah itu baru keluar sore hari, Selasa (8/3) kemarin. Sementara sejumlah calon penumpang pesawat dengan jadwal penerbangan pagi kemarin tidak membawa syarat negatif Covid-19, sehingga dikabarkan ada yang gagal terbang.

Agus kemudian memastikan syarat penerbangan domestik di Bandara Soetta sudah tidak perlu menyertakan hasil negatif virus Corona, baik melalui tes PCR maupun rapid test antigen per hari ini.

Ketentuan SE Satgas juga telah diperkuat melalui SE Kemenhub Nomor 21 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Lebih lanjut, Agus juga mengingatkan kebijakan anyar itu hanya berlaku bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang sudah menerima suntikan dosis vaksin Covid-19 lengkap atau dua dosis dan booster.

Sementara itu, PPDN yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

Selanjutnya, PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan PPDN tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

"Untuk hari ini pasti sudah berlaku, kalau hari ini saya yakinkan tidak ada yang kecewa," ujar Agus.

Berikut 10 berita terpopuler detikTravel, Kamis (10/3/2022):



Simak Video "Vaksin Booster Bakal Jadi Syarat Kegiatan-Perjalanan"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA