Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 09 Mei 2022 22:14 WIB

TRAVEL NEWS

Tokoh Pendiri ASEAN dan Sejarah Berdirinya

Tim detikcom
detikTravel
Bendera Negara-Negara ASEAN
Bendera ASEAN, sejarah dan tokoh pendiri ASEAN (Foto: Wikimedia Commons/Gunawan Kartapranata)
Jakarta -

Indonesia menjadi salah satu negara anggota dan pendiri ASEAN atau Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara. Ada 5 tokoh pendiri ASEAN. Siapa saja?

ASEAN atau The Association of South East Asian Nations didirikan oleh lima negara di Asia Tenggara. Indonesia jadi salah satu negara pendiri ASEAN dalam deklarasi Bangkok.

Melansir dari buku Seri IPS Sejarah SMP Kelas IX karya Prawoto, ASEAN dibentuk berdasarkan deklarasi Bangkok yang digagas pada 8 Agustus 1967. Kelima negara pendiri ASEAN adalah Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand.


Masing-masing negara diwakili oleh tokoh penting. Ada yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, ada pula yang menjabat sebagai wakil perdana menteri.

Berikut Daftar Lengkap 5 Tokoh Pendiri ASEAN:


1. Adam Malik, Menteri Luar Negeri Indonesia

2. Tun Abdul Razak, Wakil Perdana Menteri Malaysia

3. S. Rajaratnam, Menteri Luar Negeri Singapura

4. Narciso Ramos, Menteri Luar Negeri Filipina

5. Thanat Koman, Menteri Luar Negeri Thailand

Saat ini jumlah anggota ASEAN mencapai 10 negara. Selain 5 negara pendiri, ada negara tambahan yang ikut bergabung. Negara itu antara lain: Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar dan Kamboja.

Sejarah Berdirinya ASEAN

Organisasi ini dibentuk pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok. Indonesia termasuk pendiri organisasi negara Asia Tenggara ini bersama Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Dalam situs resmi ASEAN disebutkan, negara-negara anggota ASEAN, berdasarkan tanggal menjadi anggota adalah Indonesia (8 Agustus 1967), Malaysia (8 Agustus 1967), Singapura (8 Agustus 1967), Thailand (8 Agustus 1967), Filipina (8 Agustus 1967), Brunei Darussalam (8 Januari 1984), Vietnam (28 Juli 1995), Laos (23 Juli 1997), Myanmar (23 Juli 1997), dan Kamboja (30 April 1999).

Dalam situs resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) disebutkan, Timor Leste yang secara geografis terletak di wilayah Asia Tenggara secara resmi telah mendaftarkan diri sebagai anggota ASEAN pada tahun 2011. Mengenai keanggotaan Timor Leste tersebut masih dalam pembahasan sepuluh negara anggota ASEAN.

Sejarah mencatat, pada awalnya ASEAN dibentuk bertujuan untuk menggalang kerja sama antarnegara anggota dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi, mendorong perdamaian dan stabilitas wilayah, serta membentuk kerja sama dalam berbagai bidang kepentingan bersama.

Pada perkembangan berikutnya organisasi ini membuat berbagai agenda yang signifikan di bidang politik seperti Deklarasi Kawasan Damai, Bebas, dan Netral (Zone of Peace, Freedom, and Neutrality Declaration/ ZOPFAN) yang ditandatangani tahun 1971. Kemudian, pada tahun 1976, lima negara awal anggota ASEAN juga menyepakati Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia/ TAC) yang menjadi landasan bagi negara-negara ASEAN untuk hidup berdampingan secara damai.



Simak Video "Jokowi-Pemimpin ASEAN Bicara Perubahan Iklim Bareng Wapres AS"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA