Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 27 Jun 2022 08:42 WIB

TRAVEL NEWS

Arca Dwarapala Terbesar Ada di Malang, Tingginya Hampir 4 Meter!

Putu Intan
detikTravel
Arca Dwarapala peninggalan Kerajaan Singasari di Malang
Arca Dwarapala. Foto: Putu Intan/detikcom
Malang -

Tahukah kamu, arca Dwarapala terbesar di Indonesia ternyata berada di Malang. Arca ini diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Singasari.

Dwarapala dikenal sebagai patung penjaga gerbang atau pintu yang lumrah ditemukan di Indonesia, bahkan sampai saat ini. Dwarapala digambarkan dengan sosok raksasa dengan tampilan seram yang memegang gada.

Nah, arca Dwarapala dengan ukuran sangat besar dapat kamu jumpai di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Arca di sini jumlahnya sepasang dengan ketinggian masing-masing 3,7 meter, tebalnya 1,98 meter dan lebarnya 2,25 meter.

detikcom sempat datang ke lokasi untuk melihat langsung betapa besarnya arca tersebut. Selain berukuran jumbo, arca itu juga kelihatan masih utuh dan kokoh meskipun sudah berusia ratusan tahun.

Kedua arca Dwarapala itu ditemukan Pemerintah Hindia Belanda pada abad ke-19. Kala itu, separuh badan kedua arca terkubur.

Saat ini, arca Dwarapala yang berada di utara menghadap ke timur. Sedangkan pasangannya di selatan telah berganti posisi menjadi menghadap utara. Menurut keterangan di situs Kemendikbud, perubahan posisi itu disinyalir terjadi akibat proses evakuasi arca ketika tertimbun.

Arca Dwarapala peninggalan Kerajaan Singasari di MalangArca Dwarapala peninggalan Kerajaan Singasari di Malang. Foto: Putu Intan/detikcom

Kendati arca Dwarapala lumrah ditemukan di Indonesia, arca Dwarapala di Singosari ini memiliki ciri khas tertentu. Arca itu meskipun terlihat menakutkan tapi tetap menunjukkan unsur keindahan.

Hal itu terlihat dari penggambaran arca yang natural dengan detail tubuh menyerupai manusia yang menjadi ciri khas seni Kerajaan Singasari. Selain itu, terdapat hiasan berupa kepala tengkorak yang kental dengan unsur Tantrayana, aliran yang dianut raja Singasari.

Di samping itu, kelengkapan arca dan pemahatan yang halus menandakan bahwa kedua arca dibuat oleh pemahat profesional. Maka dapat dipastikan, Dwarapala ini sengaja dibuat untuk kebutuhan kerajaan.

Arca Dwarapala pertama digambarkan duduk dengan kaki kiri ditekuk ke belakang dan kaki kanan ditekuk ke depan. Tangan kanannya memegang gada yang disandarkan pada paha kanan, Kemudian tangan kanannya menunjukkan mudra mengusir, ditandai dengan jari telunjuk dan jari tengah diacungkan serta sisanya ditekuk.

Arca Dwarapala peninggalan Kerajaan Singasari di MalangArca Dwarapala peninggalan Kerajaan Singasari di Malang. Foto: Putu Intan/detikcom

Sementara itu, arca kedua mirip dengan arca pertama, hanya posisi kakinya berlawanan dan tangannya tidak melakukan mudra mengusir tetapi diletakkan di atas lutut.

Arca digambarkan beratribut raya sesuai ketentuannya sebagai Dwarapala. Ia mengenakan tali selempang, kelat bahu, gelang tangan dan gelang kaki dari lilitan ular yang dalam bahasa ikonografi disebut sebagai naga.

Terdapat pula kalung yang berupa untaian tengkorak dan manik-manik yang dirangkai indah mengelilingi leher hingga dada. Ikat dadanya digambarkan berupa rangkaian manik-manik dalam bidang berbentuk segitiga.

Selanjutnya arca hanya mengenakan pakaian berupa kain sebatas perut hingga lutut. Bagian atas kain dipererat dengan ikat pinggang yang terbuat dari tali yang dihias dengan manik-manik berpadu kepala tengkorak. Penggambaran tersebut menguatkan posisinya sebagai arca berlanggam kerajaan.



Simak Video "Melihat Koleksi Benda Purbakala di Rumah Arca Boyolali"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA