Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 08 Ags 2012 15:53 WIB

TRAVEL-TIPS

7 Tips Mudik di Lintas Sumatera

Putri Rizqi Hernasari
Redaksi Travel
Jalur Lintas Sumatera (Ramadhian Fadillah/detikFoto)
Jalur Lintas Sumatera (Ramadhian Fadillah/detikFoto)
Jakarta - Selain Pantura, jalur mudik lain yang juga ramai dilalui adalah Jalur Lintas Sumatera. Kondisi jalan yang dikelilingi hutan mengharuskan pemudik lebih waspada. Agar pulang kampung tetap lancar, ikuti 7 tips berikut.

Menjelang Lebaran tiba, banyak warga perantau yang kembali ke tanah asalnya di daerah lain. Berbagai cara pun dilakukan agar bisa kembali ke kampung halaman, seperti melalui jalur laut, udara, bahkan tak sedikit yang memilih jalur darat.

Nah, khusus darat, ada banyak jalur yang bisa Anda lalui. Untuk orang yang kembali ke Jawa Tengah dan sekitar, biasanya melalui Pantura atau Pantai Utara Jawa. Lalu bagaimana dengan pemudik yang kembali ke Pulau Sumatera? Ada Jalur Lintas Sumatera yang bisa dilalui.

Sayangnya, Jalur Lintas Sumatera ini cukup menegangkan, terutama untuk Anda yang baru pertama kali melaluinya. Ada banyak pepohonan dan perbukitan di kanan kiri jalan. Bahkan, hampir seluruh jalur yang dilalui ditutup dengan hutan belantara.

Agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan, sebaiknya Anda mempersiapkan diri sebaik mungkin melalui 6 tips berikut yang dikumpulkan detikTravel, Rabu (8/9/2012), dengan asumsi membawa mobil pribadi:

1. Cek kondisi kendaraan

Sebelum berangkat, hal wajib yang harus Anda lakukan sebelum melalui Lintas Sumatera adalah mempersiapkan kondisi mobil dengan baik. Ada baiknya Anda melakukan pengecekan di bengkel resmi kendaraan. Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi terbaik, jangan sampai mogok di tengah jalan, ya!

2. Persiapkan ban cadangan

Hal yang tak boleh ketinggalan dipersiapkan sebelum melalui Lintas Sumatera adalah ban cadangan. Sediakan selalu ban cadangan kendaraan karena tidak semua jalur di Lintas Sumatera terdapat bengkel dan tukang tambal ban, terutama para pengendaran roda empat. Agar tidak kebingungan jika mengalami ban bocor, sediakan selalu ban cadangan dan perkakas kendaraan yang lengkap.

3. Bawa makanan

Selain minim bengkel, Jalur Lintas Sumatera juga minim tempat makan, terutama di daerah Sumatera Selatan. Hampir seluruh jalan ditutup dengan rimbunan pohon dari hutan Sumatera. Agar tidak kelaparan, sediakan selalu makanan ringan di kendaraan. Roti atau wafer bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengisi perut Anda yang lapar di tengah perjalanan.

4. Bawa kotak P3K

Jalur Lintas Sumatera memang minim tempat pemberhentian, seperti warung makan atau pun bengkel. Tidak hanya itu, di jalur ini pemudik juga kesulitan menemukan rumah sakit. Jadi jangan lupa membawa obat-obatan pribadi dalam kota P3K, agar bisa melalukan pertolongan pertama sebelum mendapatkan rumah sakit.

5. Hindari mengemudi di malam hari

Setelah semua persiapan kendaran selesai, saatnya mencari tahu kondisi terkini jalur yang akan Anda lalui. Pastikan juga keamanannya. Jika Anda melewati jalur yang dikelilingi hutan dan pepohonan rimbun, atur waktu agar bisa melaluinya pada siang hari. Hindari melalui jalur ini pada malam hari, karena bisa jadi ada perampok atau bajing loncat yang bersembunyi di balik pepohonan pada malam hari.

6. Hati-hati dengan truk

Saat melaju di Lintas Sumatera, berhati-hatilah dengan truk yang pasti Anda temukan saat melintas di Lintas Sumatera. Karena selain bis antarkota antarprovinsi, Jalur Lintas Sumatera juga dilalui oleh truk besar yang membawa aneka barang keperluan.

Tak sedikit pula supir truk yang menggeber kendaraannya dengan kencang. Jika ingin menyalip, jangan lupa membunyikan klakson agar truk bisa memperlambat kendaraan. Jangan pula beradu pacu kendaraan dengan truk atau bus karena membahayakan keselamatan Anda.

7. Istirahat bila mengantuk

Penyakit yang sering timbul di kalangan pemudik yang menempuh jarak panjang sambil membawa kendaraan sendiri, adalah kelelahan dan mengantuk. Tidak hanya di Lintas Sumatera, tapi mengemudi saat kondisi mengantuk memang sangat berbahaya. Bila ini menghinggapi Anda, segera menepi dan beristirahatlah sejenak. Tapi, jangan beristirahat di tempat sepi ya.

(ptr/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED