Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 21 Jul 2016 15:10 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Tanjung Puting yang Dikenal Dunia Lewat Film Julia Roberts

Afif Farhan
detikTravel
Tanjung Puting, tempat terbaik melihat orangutan (Lia Lt/dTraveler)
Pangkalan Bun - Tanjung Puting di Kalimantan Tengah terkenal di dunia berkat film dokumenter selebriti Hollywood, Julia Roberts. Inilah tempat konservasi orangutan yang liar, alami dan wajib didatangi!

Dalam situs resmi pariwisata Indonesia, indonesia.travel, seperti dikunjungi detikTravel, Kamis (21/7/2016) Tanjung Puting merupakan taman nasional di Kalimantan Tengah dengan luas 415.040 hektar. Luasnya mencapai seukuran Pulau Bali dan layak disebut sebagai ibukota orangutan di Bumi.

Secara geografis, Tanjung Puting menempati wilayah Kecamatan Kumai di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kecamatan Hanau serta Kecamatan Seruyan Hilir di Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah. Awalnya kawasan ini dinyatakan sebagai cagar alam tahun 1935 dan menjadi taman nasional pada 1982.

Butuh 3 hari 2 malam untuk menikmati 3 camp orangutan yaitu Camp Tanjung Harapan, Camp Pondok Tangguy dan Camp Leakey. Di sanalah, Anda bisa melihat dari dekat kehidupan orangutan dari yang kecil sampai yang dewasa!

Orangutan di Tanjung Puting (Marison Guciano/dTraveler)


Tahukah Anda, aktris Hollywood Julia Roberts pernah datang ke Tanjung Puting di tahun 1992. Tak hanya sekedar plesiran, dirinya pun membuat film dokumenter berjudul 'In The Wild: Orangutans With Julia Roberts'.

Film dokumenter tersebut terbagi dalam beberapa seri dan tema masing-masing. Selain di Tanjung Puting, aktris yang terkenal lewat film 'Eat Pray Love' dan 'Pretty Woman' itu juga datang ke beberapa negara Asia lainnya seperti Mongolia. Intinya adalah, Julia Roberts ingin merasakan kehidupan yang masih alami.

Di Tanjung Puting, Julia Roberts berinteraksi langsung dengan orangutan. Dia kemping dan menggendong anak-anak orangutan. Dirinya begitu senang, sekaligus mengingatkan kepada dunia agar menjaga kehidupan orangutan sebagai slaah satu satwa yang terancam punah.

Namun, ada yang menarik saat proses syuting Julia Roberts di sana. Tepatnya saat dia bertemu dengan Kusasi, yang kala itu merupakan orangutan dewasa sang penguasa Camp Leakey!

Julia Roberts saat dipegang oleh Kusasi sang orangutan yang berkuasa di hutannya (Youtube/VivWardRegBevWil)


Terlihat, Kusasi malu-malu saat berhadapan dengan Julia Roberts. Selanjutnya saat aktris cantik itu mencoba mendekat, di luar dugaan ternyata Kusasi memegang tangannya. Dia pun menarik Julia Roberts ke pelukannya.

Julia Roberts tak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya mencoba tenang, tidak melawan. Asal tahu saja, Kusasi memiliki tubuh yang besar dan tenaga yang kuat. Beruntung tak butuh waktu lama, para petugas Tanjung Puting langsung menahan Kusasi dan melepaskannya dari Julia Roberts.

Rupanya Kusasi terpesona dengan kecantikan Julia Roberts. Banyak pakar hewan yang bilang, orangutan itu mencoba untuk bercinta dengan Julia Roberts. Ada-ada saja ya!

Datang ke Tanjung Puting, Anda akan mengenal tentang orangutan dari dekat. Melihat orangutan bersnatai di atas pohon menggendong anaknya dan makan dengan lahap. Segala informasi mengani orangutan, bisa Anda ketahui dari papan-papan informasi dan penjelasan pemandu setempat. Seperti tahukah Anda, kalau DNA orangutan 97 persen mirip manusia!

Orangutan di Tanjung Puting yang menggemaskan! (ACI)


Cara menuju ke Tanjung Puting:

Pertama, naik pesawat dulu ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Selanjutnya naik taksi atau sewa kendaraan selama 30 menit perjalanan, menuju ke Pelabuhan Kumai. Dari Pelabuhan Kumai, Anda bisa menyewa peerahu klotok atau speedboat untuk menyusuri Sungai Sekonyer dan tiba di Tanjung Puting.

Perahu klotok yang mengantarkan wisatawan ke Tanjung Puting (Leonardus Nyoman/dTraveler)


Dari informasi pada situs resmi pariwisata Indonesia, terdapat lebih dari 50 perahu klotok di Pelabuhan Kumai yang harganya bergantung besarnya ukuran kapal dan jumlah penumpang (4-20 orang). Harga sewa perahu klotok ini akan lebih murah apabila Anda menginap di perahunya lebih dari satu malam dan untuk rata-ratanya adalah Rp 1.500.000 hingga Rp2.000.000. Harga tersebut belum termasuk makan yang perlu menyewa juru masak dengan biaya Rp 100.000 per hari atau dihitung per kepala Rp 30.000.

Berikut cuplikan film dokumenter 'In The Wild: Orangutans With Julia Roberts' yang diambil dari akun Youtube VivWardRegBevWil:





(aff/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA