Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 04 Nov 2020 11:05 WIB

TRAVEL NEWS

Perpisahan Malindo Air, Naik Pesawat Lebih Aman Dibanding ke Mall

Tim detikcom
detikTravel
Malindo Air
Ilustrasi pesawat Malindo Air (dok Kemenpar)
Jakarta -

Pandemi corona telah menghantam keras industri penerbangan di dunia. Tak sedikit yang harus memecat karyawannya, seperti Malindo Air.

Dikutip dari Malaysian Insight, salah satu maskapai yang sangat mendapat pengaruh signifikan karena pandemi Corona adalah Malindo Airways. Lebih dari 50% staf terpaksa diberhentikan.

Maskapai asal Malaysia ini melakukan pengurangan staf demi mempertahankan perusahaan yang telah goyah, akan tetapi tindakan ini mempengaruhi sekitar 2.000 staf yang harus kehilangan pekerjaan.

Kabar ini pun ramai dibicarakan di twitter. Beberapa awak kabin menghabiskan hari-hari terakhir mereka mengenakan seragam Malindo Airways sejak beberapa hari lalu. Mereka berasal dari berbagai departemen dan posisi, staf membagikan momen mereka saat akan berhenti bekerja.

"Kehilangan pekerjaanku seperti kehilangan cinta dalam hidup. Ini lebih buruk dari putus dari seseorang, karena pekerjaan ku adalah satu-satunya kebahagiaanku. Hanya itu yang membuatku terus berjalan, dan aku kehilangan itu, #malindo #howtostopcrying" cuit pengguna twitter @jxshbhullar.

Ada pula staf maskapai Malindo Air yang sudah bekerja selama enam tahun yang membagikan foto kartu idnya. Dia pun mengaku sangat bersedih karena pemutusan kerja yang dialaminya.

Malindo Airways memberikan gaji tiga bulan sebagai salah satu paket pesangon yang ditawarkan kepada 2.000 karyawan tersebut. Jika paket pesangon yang didapatkan di bawah RM 15.000 atau Rp 52 juta, maka pemberian akan dilakukan dalam tiga kali cicilan. Sedangkan mereka yang mendapat pesangon di atas RM 15.000, pembayaran akan dilakukan dalam enam kali angsuran.

Sebelumnya, New Straits Times mengabarkan bahwa Malindo memiliki 3.200 staf dan memutuskan untuk mempertahankan hanya 1.000 orang.

Itulah berita detikTravel terpopuler Selasa kemarin (3/11/2020). Kemudian ada juga kata peneliti Harvard yang menyebut kalau naik gunung lebih aman dari pergi ke mal.

Berikut berita terpopuler detikTravel lengkapnya:



Simak Video "Momen Raja Thailand dan Selirnya Menyapu Lantai di Penjara"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA