Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 25 Feb 2022 09:43 WIB

TRAVEL NEWS

Film Downfall yang Mengorek Borok Boeing, Putin yang Didukung oleh 4 Negara

Tim detikcom
detikTravel
Boeing and the Lion Air Group today announced the airline purchased 50 of Boeings new 737 MAX 10 airplane, which will be the most fuel-efficient and profitable single-aisle jet in the aviation industry. This rendering shows the airplane in the carriers livery. (Boeing illustration) (PRNewsfoto/Boeing)
Foto: Lion Air (Boeing/Hand-out)
Jakarta -

Film dokumenter berjudul Downfall: The Case Against Boeing berisi kritik habis-habisan tentang pabrikan ternama AS. Seperti apa kisahnya?

Di awal cerita, sutradara menceritakan tentang kenyamanan naik pesawat. Perlu diketahui bahwa transportasi ini adalah yang paling jarang mengalami kecelakaan.

Ada puluhan ribu penerbangan di seluruh dunia di tiap harinya. Dan Boeing begitu perkasa di bisnis ini hingga petaka melanda, yakni kecelakaan Lion Air dan satu dari Ethiopia dengan pesawat sejenis.

Disebutkan bahwa, hingga awal tahun 2018, transportasi udara sangatlah aman. Tiada kecelakaan berarti selama sejarahnya karena Boeing terkenal dengan pesawat yang dapat diandalkan dan aman.

Hampir empat tahun lalu, Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di lepas pantai Karawang, Jawa Barat. Kejadian 29 Oktober 2018 pagi itu membuat gempar Indonesia dan juga dunia.

Dalam investigasi yang begitu lama, pabrikan menyangkal akan adanya masalah di pesawatnya. Boeing 737 Max 8 dinyatakan laik terbang hingga terjadi kecelakaan kedua yang menyebabkan total ratusan penumpang tewas.

Dua kecelakaan baik di Indonesia dan Ethiopia sama. Maskapai menggunakan Boeing 737 Max 8 dan saat kejadian cuaca sedang cerah. Hingga terkuaknya penyebab, aneka pendapat menyalahkan Lion Air hingga regulator di Indonesia dan tak ada yang menyalahkan pesawat.

Berita populer selanjutnya yaitu tentang hubungan Rusia dan Ukraina yang memanas usai Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan Donestsk dan Luhansk. Tak sendiri, dalam hal ini, Rusia didukung empat negara lainnya.

Penemuan 2 black box

Lalu setelah black box ditemukan, terungkap data adanya kegagalan pada indikator kiri sudut serang. Sensor ini terletak pada kedua sisi pesawat yang mengukur sudut hidung pesawat selama penerbangan.

Saat terjadi malfungsi, stick shacker akan menggetarkan kolom kendalinya untuk memberi sinyal akan terjadinya stall. Namun itu peringatan palsu. Saat itu terjadi banyak distraksi bagi pilot karena banyaknya pengumuman yang tidak tepat hingga hal mengerikan terjadi yakni hidung pesawat terus ditekan ke bawah.

Para pilot melawan dan menaikkan pesawat tapi kejadian itu berulang hingga tak ada waktu lagi untuk naik ke udara.

Lalu, di balik layar, Boeing menyatakan pilot Amerika Serikat tak akan mengalami masalah ini. Dan, awak pesawat Indonesia tidak menjalankan prosedur yang berlaku.

Berikut berita terpopuler detik Travel, Kamis (24/2/2022) Lengkapnya:



Simak Video "Rossa Bakal Gandeng Prilly Latuconsina Bikin Film Dokumenter "
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA