Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 06 Okt 2022 09:36 WIB

TRAVEL NEWS

Mata Uang Anjlok, Turki Kebanjiran Turis

Tim detikcom
detikTravel
Situasi Jalanan Kota Istanbul yang dipenuhi wisatawan
Turis di Turki. Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel
Jakarta -

Turis di Turki bak tertimpa rezeki nomplok karena mata uang Turki, lira, anjlok parah melawan dollar Amerika Serikat. Fenomena ini bikin liburan mereka lebih murah.

Dari pantauan detikTravel, jalanan kota Istanbul, terutama di kawasan padat wisatawan seperti di sekitar Galata Tower, terpantau padat merayap pada akhir pekan lalu. Tak terhitung berapa banyak wisatawan yang lalu lalang di destinasi tersebut.

Fenomena banyaknya wisatawan asing yang memadati Turki ini dibenarkan oleh Yavuz Sezen, pemandu wisata yang menemani perjalanan detikTravel. Fenomena ini menurut Yavuz mulai terjadi tahun lalu, tepatnya bulan September 2021.

"Ini sudah berlangsung sejak tahun lalu, ya sekitar bulan September. Sebelumnya? Sama sekali tidak ada orang di sini. Zero," ujar Yavuz kepada detikTravel.

Yavuz menyebut anjloknya mata uang Lira ada pengaruh juga dalam membeludaknya jumlah wisatawan yang liburan ke Turki. Namun fenomena itu memiliki dua sisi mata uang.

"Di satu sisi, kami senang karena ada banyak wisatawan. Tapi di sisi lain, dari segi kualitas, agak menurun," Yavuz menambahkan.

Menurut Yavuz, meski turis-turis yang datang liburan ke Turki sekarang terhitung banyak, namun secara spending mereka masih kalah dengan turis-turis sebelumnya. Para turis ini hanya mengincar harga liburan murah di Turki.

"Ya, murah memang berpengaruh besar. Kebanyakan dari mereka ke Turki karena mengincar murahnya saja. Ini seperti dua sisi mata uang," ujar Yahuz.

Kebanyakan turis ini datang dari negara-negara Timur Tengah. Namun yang jumlahnya paling meningkat adalah turis dari Amerika Selatan.

"Sekarang yang paling banyak Amerika Selatan. Timur Tengah juga banyak, turis dari negara-negara Arab banyak pergi ke Turki untuk berlibur. Tentu saja karena murah," kata Yavuz.

Berikut 10 berita terpopuler detikTravel, Rabu (6/10/2022):



Simak Video "Gempa M 5,9 Guncang Turki, 68 Orang Terluka"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA