Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 24 Apr 2022 09:11 WIB

TRAVEL NEWS

Viral Bule Dilecehkan di Pantai Kuta Bali

Tim Detikcom
detikTravel
Pantai Kuta Dibuka langsung diserbu wisatawan
Pantai Kuta Bali (Sui Suadnyana/detikTravel)
Badung -

Seorang bule wanita jadi viral karena merekam aksi pelecehan yang dialaminya. Pantai Kuta Bali diakui sebagai tempat pelecehan.

Dalam video pelecehan tersebut, terlihat gelandangan dan pengemis yang diduga sebagai pelaku. Wanita tersebut pun bilang tak akan pergi lagi ke Pantai Kuta.

Kepala Dinas Pariwisata Badung, I Nyoman Rudiarta, mengakui peristiwa itu bukan kali pertama terjadi. Rupanya, banyak keluhan pengunjung pantai terkait hal serupa.

Biang keroknya diduga para gelandangan dan pengemis (gepeng) anak anak yang berkedok menjadi penjual tisu. Belakangan, keberadaan gepeng yang berkedok sebagai penjual tisu memang makin marak di berbagai wilayah di wilayah Kuta dan sekitarnya.

Selain tisu, mereka juga biasanya menjual ikat rambut. Bila pembeli menolak membeli dagangannya, mereka biasanya memaksa meminta uang.

"Dari hasil penelusuran kami, memang ada beberapa anak-anak kecil yang notabene atau kita sebut gepeng (gelandangan dan pengemis). Ada pemaksaan-pemaksaan agar dibeli. Dagangannya berupa tisu dan ikat rambut," kata I Nyoman ketika ditemui detikBali di Pantai Kuta, Badung, Sabtu (23/4/2022).

Sementara itu, Bendesa Adat Kuta I Wayan Wasista kepada detikcom, Sabtu (23/4/2022) tidak yakin bahwa video itu diambil di Pantai Kuta. Salah satu indikatornya, video hanya memperlihatkan wajah si bule yang dilecehkan itu tanpa memperlihatkan suasana di sekitarnya.

"Coba dilihat (videonya), pantai pun tiang (saya) meragukan. Kan harus dilihat pantai semua keseluruhan. Tiang (saya) tidak tahu apakah di Pantai Kuta atau di mana itu," ujar Wasista.

"Kalau menurut tiang (saya), kalau mereka merasa diganggu oleh siapapun, pasti dia rekam orang itu, pedagang itu atau siapa dan sebagainya. Kalau mereka merasa terganggu pasti mereka merekam orangnya itu. Ini kan mereka tidak merekam. Jangan-jangan ini ada kepentingan lain ini," kata dia.

"Yang jelas mereka itu ingin menjatuhkan Kuta, itu pandangan tiang (saya)," dia menambahkan.

Untuk meminta klarifikasi, pengelola Desa Adat Kuta saat ini tengah memburu bule yang viral di media sosial tersebut. Wasista bilang telah meminta bantuan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung untuk menelusuri bule tersebut.

"Tiang (saya) sudah lapor ke Diskominfo. Tiang (saya) mau telusuri orang itu. Itu masih sedang dilacak, apakah bule itu masih ada di Bali atau sudah berangkat. Kalau masih ada di Bali, tiang (saya) nanti lapor ke imigrasi," kata Wasista.

Berita bule dilecehkan oleh pengemis dan gelandangan ini jadi yang paling banyak dibaca selama sepekan.

Berikut 10 berita most populer lainnya:



Simak Video "Viral Bule Rampas Mobil Warga Bali Lalu Ugal-ugalan di Jalan"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA