Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 15 Jun 2022 08:43 WIB

TRAVEL-TIPS

Menerima Tamu di Hotel, Apakah Boleh?

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Trans Luxury Hotel
Trans Luxury Hotel Bandung (Siti Fatimah/detikcom)
Jakarta -

Traveler yang ragu soal boleh atau tidaknya menerima tamu di hotel, ini dia jawabannya. Perhatikan ketentuannya, ya.

Ketika berkunjung ke kota lain atau ke daerah wisata, biasanya travelers akan menginap di hotel. Kadang, ada saja kerabat atau teman yang mengajak untuk bertemu ketika travelers berada di hotel tersebut.

Sebenarnya apakah boleh menerima tamu ketika menginap di sebuah hotel?

Bagi traveler yang bertanya-tanya, ternyata menerima tamu di hotel diperbolehkan lho. Namun, ada ketentuan-ketentuan yang harus diikuti. Sesuai dengan kebijakan hotel yang ditempati.

Salah satu prosedur yang paling umum adalah menginformasikan kedatangan tamu kepada resepsionis. Agar tamu yang akan datang bisa mendapatkan akses masuk. Seperti yang berlaku di The Trans Luxury Hotel.

"Sebetulnya sih kalo dari kita, (tamu) kita arahkan untuk di area publik ya, di lounge. Tapi memang tamu sendiri tidak bisa langsung naik ke lantai tamu (yang akan didatangi). Jadi guest floor itu kan dia harus punya kunci kamar gitu. Jadi, gak bisa semua orang misalnya tiba-tiba mau naik ke lantai 7. Atau tiba-tiba ke lantai 9 itu gak bisa. Memang harus diinput dulu di lobi sama tamunya," kata Anggia Elgana, Director of Marketing & Communication dari The Trans Luxury Hotel.

Karena jika ada tamu yang tiba-tiba datang. Biasanya petugas hotel akan menanyai tamu tersebut. Opsi lainnya adalah, travelers menjemput langsung tamu tersebut di resepsionis. Sehingga pihak hotel bisa mengetahui.

"Terutama untuk city hotel atau villa yang private itu cukup strict. Artinya strict itu mereka itu tidak bisa langsung mengakses ke kamar. Jadi tamunya itu yang harus menjemput ke lobi. Ada yang seperti itu. Sebenarnya lebih supaya menjaga keamanan," ungkap Andry Kurniawan, Director of Marketing dari Adiwana Hotels & Resorts.

Meski begitu, memang ada juga hotel yang tetap akan menanyai maksud kedatangan tamu. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan hotel dan kenyamanan tamu lainnya. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sebenarnya dari luar boleh masuk. Namun kadang dari security atau staff kami, karena hotel ini kan tujuannya untuk memberikan kenyamanan untuk para tamu (yang menginap), kadang kita perlu tanyakan juga apalagi (jika) tamu tersebut tidak menginap. Kita tanyakan tujuannya gimana, mau menemui siapa," lanjut Andry.

Akan tetapi, ada juga hotel yang menerapkan kebijakan berbeda. Terutama hotel atau penginapan dengan bentuk area yang bisa diakses oleh umum.

Biasanya, hotel jenis ini memperbolehkan penghuni hotel untuk membawa tamunya dengan lebih leluasa. Seperti yang berlaku di salah satu jaringan hotel dari Archipelago International Hotels, Resorts & Residences yang ada di Anyer.

"Kalo tamu tidak menginap bisa, boleh. Dipersilahkan datang. Kalo di saya karena kebetulan hotel kami di sini sangat terbuka. Akses juga dari mana-mana bisa. Jadi memang sangat sulit sekali untuk mengontrol ini. Jadi kami dengan asas percaya," ujar Doddy Fathurahman, Regional General Manager dari Archipelago International Hotels, Resorts & Residences.

Namun, jika penghuni hotel meminta layanan tambahan karena membawa tamu. Maka, biasanya layanan tersebut akan dikenai biaya. Karena tidak termasuk dalam paket menginap yang dipesan.

"Kecuali memang dari kamarnya tiba-tiba si tamu telpon tambah minuman misalnya. Biasanya kan dapat 2 minumnya, tiba-tiba karena ada keluarga mungkin, tamunya minta, ini akan dikenakan biaya tambahan," Doddy menambahkan.

Secara umum, hotel memperbolehkan travelers yang menginap untuk membawa tamu. Namun, travelers perlu memastikan prosedur apa yang perlu diikuti. Apakah travelers harus menjemput tamu tersebut atau perlukah travelers mendaftarkan tamu ke resepsionis.

Sebaiknya pastikan terlebih dahulu hal-hal ini. Agar travelers dan tamu yang datang tidak mengalami ketidaknyamanan.



Simak Video "Ganasnya Si Jago Merah Lahap 40 Kamar Hotel di Gili Trawangan"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA